Sebagian besar batuk berdada disebabkan oleh bronkitis, asma, atau alergi. Kebanyakan praktik klinis adalah mengobatinya dengan cara medis Barat, terutama dengan menargetkan penyebabnya dan mengobati gejalanya, sementara pasien juga disarankan untuk memperhatikan pola makan, olahraga, dan kebersihan dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka. Penyakit umum yang terkait dengan batuk dada adalah asma, bronkitis dan zat alergi juga dapat menyebabkan batuk dada. Bronkitis adalah kondisi klinis yang umum dan sangat lazim, terutama disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus pada tabung trakeobronkial dan kerusakan pada selaput lendir. Sebagian besar batuk berdada diobati dengan pengobatan Barat, yang berfokus pada penyebabnya. Secara klinis, batuk yang disebabkan oleh alergi dapat diobati dengan obat anti-alergi dan obat hormonal yang dihirup. Untuk bronkitis, obat penekan batuk seperti tablet licorice dapat diminum, dan obat penenang saluran napas seperti procatheol dan aminofilin dapat digunakan untuk meredakan gejala. Pasien harus cukup tidur, minum banyak air, mengurangi makan makanan pedas dan merangsang, dan tidak makan terlalu banyak garam. Setelah penyakitnya membaik, Anda dapat meningkatkan olahraga untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Kesimpulannya, selain pengobatan, pasien batuk berdada juga harus memperhatikan pola makan dan olahraga dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka.