Stadium kanker paru tidak dapat ditentukan hanya dari ukuran tumor, tetapi juga perlu dinilai dalam kombinasi dengan keberadaan kelenjar getah bening dan metastasis jauh. Ketika terdapat tumor di paru, pertama-tama, kita harus menilai apakah tumor tersebut jinak atau ganas, dan jika ganas, perlu dikombinasikan dengan keberadaan metastasis kelenjar getah bening dan metastasis jauh untuk mengevaluasi stadium tumor secara komprehensif. Saat ini, stadium TNM digunakan untuk stadium kanker paru di Tiongkok, dengan t menunjukkan ukuran dan cakupan tumor primer, N menunjukkan ada tidaknya infiltrasi dan metastasis kelenjar getah bening regional, dan M menunjukkan metastasis jauh. T2a menunjukkan bahwa diameter maksimum tumor adalah antara 3cm-4cm. Stadium klinis yang termasuk T2a adalah stadium IB, T2aN0M0; stadium IIB, T2aN1M0; stadium IIIA, T2a hingga bN2M0; stadium IIIB, T2a hingga bN3M0; stadium IVA, T apapun, N apapun, M1a, T apapun, N apapun, M1b; stadium IVB: T apapun, N apapun, M1c. Oleh karena itu, dapat diperkirakan bahwa stadium kanker paru dari tumor berukuran 3 hingga 4 cm pada paru dapat berupa Stadium IB, Stadium IIB, Stadium IIIA, Stadium IIIB, Stadium IVA, atau Stadium IVB. Pasien kanker paru harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan tepat waktu dan dirawat secara aktif di bawah bimbingan dokter.