Dapatkah tumor batang otak didiagnosis tanpa biopsi?

Positron Emission Tomography (PET) telah digunakan untuk mencoba membedakan antara glioma tingkat tinggi dan rendah. Glioma fossa kranial posterior dapat sangat diagnostik pada pencitraan MR pada anak-anak, tetapi tumor pada orang dewasa sekarang digunakan untuk membedakan antara jinak dan ganas karena ketidakkonsistenan struktural. Pada dua pasien, biopsi batang otak konsisten dengan temuan PET, dan suatu hari nanti, pencitraan PET mungkin dapat mengungguli biopsi dalam mendiagnosis lesi otak tengah bagian belakang. Magnetic Resonance Spectroscopy (MRS) adalah tes pencitraan non-invasif yang memeriksa karakteristik jaringan dan memperoleh data pelengkap. Kreatin, fosfokreatin, kolin, N-asetilaspartat, laktat, dan lipid digunakan untuk menganalisis berbagai proses patologis. Pemeriksaan ini digunakan untuk membedakan antara jaringan normal dan abnormal serta tingkatan tumor otak dan juga untuk membedakan antara peradangan, infeksi dan tumor. Pencitraan tensor difusi (DTI) adalah representasi materi putih yang dapat mewakili hubungan antara sensasi dan gerakan, serta berperan penting dalam perencanaan bedah.