Kelumpuhan wajah sebagian besar dibagi menjadi tiga tahap: tahap akut, tahap pemulihan, dan tahap gejala sisa, dan perawatan yang efektif harus dilakukan tepat waktu untuk menghindari terjadinya gejala sisa. Penyebab umum kelumpuhan wajah termasuk stroke dan kelumpuhan saraf wajah idiopatik akut. Pasien dengan stroke harus diobati dengan terapi antitrombotik, peredaran darah, dan neurotropik pada tahap awal, dan rehabilitasi dapat diberikan setelah kondisinya stabil. Pasien dengan kelumpuhan saraf wajah idiopatik akut diberikan pengobatan kortikosteroid pada tahap awal, dan prednison biasanya digunakan di klinik. Perawatan antivirus dan akupunktur dapat diberikan, tetapi tidak ada bukti yang kuat untuk membuktikan keefektifan pengobatan tersebut, dan akupunktur lebih sering digunakan di negara kita, sehingga disarankan agar akupunktur diberikan setelah kondisinya stabil. Penyebab kelumpuhan wajah pusat berbeda, dan pemulihannya juga berbeda. Kelumpuhan saraf wajah idiopatik dapat pulih sepenuhnya tanpa pengobatan pada sebagian besar kasus, sementara sejumlah kecil pasien mungkin mengalami kerusakan wajah permanen. Neuritis wajah, jika tidak pulih sepenuhnya, sering kali disertai dengan pendalaman lipatan nasolabial pada sisi yang terkena, sudut mulut ditarik kembali ke arah sisi yang terkena, dan celah mata menyempit.