Ada berbagai faktor mengapa bayi sering menarik-narik telinganya. Mereka mungkin bermain-main dengan telinganya, tetapi ada kemungkinan kuat bahwa itu karena mereka merasa gatal. Apa yang menyebabkan telinga gatal pada bayi? Ada berbagai alasan mengapa bayi sering menarik-narik telinganya. Mereka mungkin mengalami peradangan di telinga mereka, tetapi bayi juga menarik telinga mereka tanpa disengaja ketika mereka tumbuh gigi. Mengapa demikian? 1. Bayi menarik telinganya Jika bayi Anda menarik telinganya dengan keras, kemungkinan besar bayi tersebut baru saja menemukan telinganya. Namun, dalam beberapa kasus, hal ini dapat mengindikasikan bahwa bayi Anda mengalami rasa sakit di area telinga tertentu. Bayi yang berusia kurang dari satu tahun belum mampu mengekspresikan rasa sakit di telinga mereka dan tidak tahu apakah rasa sakit itu berasal dari struktur luar telinga atau dari area sekitar telinga, atau dari telinga bagian dalam. Mengamati tanda-tanda lain dapat membantu Anda menentukan apakah bayi Anda hanya bermain-main dengan telinganya atau jika ada infeksi telinga. Mengapa bayi Anda sering menarik-narik telinganya? 2. Infeksi telinga perenang Menarik, menarik-narik, mencolek, atau gatal-gatal pada telinga bagian luar bisa menjadi tanda infeksi telinga perenang (juga dikenal sebagai radang saluran telinga luar). Otitis perenang, infeksi pada lapisan dalam saluran telinga luar. Infeksi ini disebabkan ketika cairan menumpuk di saluran telinga saat mandi atau berendam, atau ketika saluran telinga teriritasi oleh kapas. Lapisan kulit pelindung secara bertahap rusak dan tercipta lingkungan yang cocok untuk pertumbuhan bakteri. Tanda-tanda lain dari infeksi telinga perenang termasuk menguning, lembab, sekresi berbau busuk dan kemerahan. 3. Infeksi telinga Infeksi telinga, atau otitis media, juga dapat menyebabkan bayi Anda menarik telinganya. Menurut American Academy of Paediatrics, infeksi telinga paling umum terjadi pada anak-anak berusia enam bulan hingga tiga tahun dan sering menyebabkan gejala seperti flu seperti hidung meler, mudah tersinggung, sakit telinga, demam, drainase telinga berwarna kuning, masalah tidur, dan kesulitan pendengaran. Selain itu, bayi Anda mungkin akan menangis lebih banyak selama menyusu karena mengisap dan menelan dapat menyebabkan tekanan dan rasa sakit di telinga. 4. Bayi yang sedang tumbuh gigi juga akan mengepakkan dan menarik telinga mereka selama tumbuh gigi. Hal ini karena bayi Anda salah mengira rasa sakit gusi bengkak sebagai sakit telinga. Tanda-tanda lain dari tumbuh gigi termasuk meneteskan air liur, mengunyah dan mudah teriritasi. Kadang-kadang bayi yang sedang tumbuh gigi juga bisa mengalami demam ringan, tetapi menurut American Academy of Paediatrics, demam dalam kasus ini biasanya tidak melebihi 101 derajat Fahrenheit (sekitar 38,3 derajat Celsius). 5. Perawatan Jika bayi Anda tampak lemah dan mengalami demam lebih dari 104°F (40°C); atau jika bayi Anda berusia kurang dari 12 minggu dan mengalami demam lebih dari 100,4°F (38°C), penting untuk segera menghubungi dokter Anda. Jika Anda tidak yakin dengan tingkat keparahan gejala telinga, maka selalu konsultasikan dengan dokter Anda. Anda dapat menggunakan obat-obatan seperti acetaminophen atau ibuprofen untuk meredakan sakit telinga bayi Anda, baca sisipan paket dan gunakan dosis yang sesuai untuk usia anak Anda.