Jumlah ASI yang dapat dihisap bayi bukanlah nilai yang tetap. Saat lahir, kemampuan bayi untuk menyusu masih kurang dan ASI tidak mencukupi, sehingga seteguk ASI mungkin hanya sekitar 1 mL. Seiring bertambahnya usia bayi, ASI menjadi lebih banyak dan daya isap bayi meningkat, sehingga bayi mungkin dapat menghisap sekitar 2 mL ASI per suapan. Bayi yang lebih besar mungkin dapat menghisap sekitar 3 mL ASI dalam satu tegukan. Oleh karena itu, ada variabilitas yang besar dalam kemampuan bayi untuk menelan ASI, dengan nilai rata-rata sekitar 2-3 mL. Selain usia, berat badan, dan status perkembangan bayi, kemampuan bayi untuk menyusu juga dibatasi oleh kondisi ASI itu sendiri. Karena beberapa ASI ibu sangat cukup dan relatif mendesak, bayi mungkin dapat mengisap banyak dalam satu tegukan, sementara beberapa ASI ibu tidak terlalu mencukupi, sehingga mereka tidak dapat mengisap banyak dalam satu tegukan, dan ada variabilitas yang besar. Untuk bayi yang disusui, menghisap ASI adalah pemberian ASI sesuai permintaan, jangan membatasi waktu atau berapa kali secara khusus, selama bayi memiliki permintaan, Anda harus memberikan ASI kepada bayi. ASI adalah sumber nutrisi terbaik untuk bayi, sehingga menyusui sangat dianjurkan, yang terbaik adalah menyusui bayi secara eksklusif hingga usia 6 bulan, dan usahakan menyusui bayi hingga usia 1 tahun. Oleh karena itu, jika memungkinkan, yang terbaik adalah menyusui bayi Anda secara eksklusif, terlepas dari seberapa banyak ASI yang dapat Anda hisap dalam satu suapan. Selain memberikan kebutuhan nutrisi bayi, juga dapat memberikan beberapa zat kekebalan khusus untuk meningkatkan kekebalan bayi, dan juga dapat meningkatkan ikatan antara ibu dan anak, serta sangat nyaman dan ekonomis.