Perawatan ginekologi untuk kejang vagina

Vaginismus adalah gangguan psikosomatis yang disebabkan oleh rasa takut akan rasa sakit yang ditimbulkan oleh penetrasi penis atau benda lain ke dalam vagina, dan merupakan sejenis sindrom ketakutan akan hubungan seksual. Konseling psikologis, pijat dasar panggul, dan terapi elektrofisiologi dasar panggul sering digunakan secara klinis.
Pada pasien dengan vaginismus, ketika membayangkan, mengantisipasi, atau pada kenyataannya memasukkan penis atau alat bantu lainnya ke dalam vagina, otot-otot 1/3 bagian luar vagina, serta otot bulbocavernosus, otot perineum melintang dangkal, dan otot retinakulum anus mengalami kontraksi spasmodik yang tidak disengaja, yang menghambat penetrasi vagina. Kontraksi spasmodik dari kelompok otot ini sangat berbeda dengan kontraksi berirama yang terjadi selama orgasme.
1. Konseling psikologis: Vaginismus mungkin memiliki dampak psikologis yang lebih serius pada wanita dan pasangannya. Para dokter perlu memberikan konseling psikologis untuk wanita dengan kejang vagina, sehingga wanita dapat memahami struktur dan karakteristik fisiologis vagina dan melihat kejang vagina dengan benar.
2. Pijat dasar panggul: setelah membasahi vagina dengan obat bius untuk anestesi lokal, pijat dasar panggul dapat membuat pasien tidak peka dan meringankan gejala vaginisme.
3. Perawatan elektrofisiologi dasar panggul: Melalui stimulasi listrik dan metode perawatan lainnya, otot-otot dapat menjadi rileks, sehingga meredakan gejala kejang vagina.
Jika gejala vaginismus parah, atau jika gejalanya menetap dan tidak membaik, wanita tersebut harus pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk mendapatkan perawatan.