Banyak kondisi dermatologis yang memerlukan glukokortikosteroid topikal untuk pengobatan. Penggunaan obat ini secara tepat dan rasional membutuhkan pengetahuan tentang glukokortikosteroid. Klasifikasi klinis glukokortikosteroid yang paling umum adalah empat tingkat: super kuat, kuat, cukup kuat dan lemah. Glukokortikosteroid yang sangat kuat dan ampuh diindikasikan untuk lesi hipertrofi yang parah; aplikasi jangka pendek, tidak melebihi 2-3 minggu; tidak boleh digunakan pada anak di bawah usia 12 tahun; tidak boleh digunakan pada area yang luas untuk jangka waktu yang lama; dan tidak boleh digunakan pada wajah, payudara, perineum, atau lipatan. Glukokortikosteroid yang bekerja lemah dapat digunakan untuk lesi ringan hingga sedang; dapat digunakan pada wajah dan area kulit yang tipis; cocok untuk penggunaan jangka panjang pada area yang lebih luas. Yang lainnya berlaku untuk glukokortikosteroid kerja sedang. Penggunaan glukokortikosteroid jangka panjang harus diperhatikan untuk terjadinya reaksi merugikan lokal (misalnya atrofi kulit, pelebaran kapiler, garis pembengkakan, hirsutisme, jerawat, infeksi bakteri, purpura, dan lain-lain) dan reaksi merugikan sistemik (misalnya insufisiensi adrenokortikal yang diinduksi secara medis, sindrom Cushing, gejala psikoneurologis, glaukoma, katarak, dan gangguan menstruasi, dan lain-lain).