Panduan Hidup di Rumah untuk Orang dengan Sindrom Kering

  1. Pasien dengan sindrom kering rentan terhadap mulut kering dan membutuhkan air untuk menelan makanan.  J: Pasien dengan sindrom kering harus memilih makanan cair atau makanan semi-cair dalam jumlah sedang pada awal atau selama makan sehari-hari, untuk meningkatkan kenyamanan makan. Larang makan makanan yang merangsang: seperti makanan pedas, agar tidak memperparah ketidaknyamanan mulut. Pilihlah untuk makan makanan ringan asam secukupnya: misalnya plum aprikot untuk meningkatkan produksi air liur secara refleks. Hindari makan makanan kering dan keras, seperti biskuit dan kacang-kacangan, dll.  2.Metode apa yang dapat dilakukan pasien sindrom kering untuk meredakan gejala mulut kering?  J: Pasien dapat menerapkan metode minum air dalam jumlah kecil selama beberapa kali untuk meredakan gejala mulut kering. Setelah makan, berkumurlah dengan air untuk menghilangkan sisa makanan di dalam mulut pada waktunya agar mulut tetap bersih. Kunyah permen karet bebas sukrosa dan permen bebas gula sebagai agen saliva untuk meredakan gejala mulut kering. Mengembuskan pipi dan menggenggam tangan pada kelenjar parotis ipsilateral beberapa kali sehari atau memijat pipi dan rahang untuk merangsang sekresi parotis. Perbaiki kerusakan gigi sesegera mungkin untuk menghindari penundaan waktu terbaik untuk perawatan. Minum obat sesuai resep dokter dan secara aktif mengobati sariawan, misalnya mengonsumsi vitamin B2 secara oral dan mengoleskan Oral No. 1. Untuk mulut kering yang parah, gunakan obat kumur asam sitrat untuk menstimulasi sekresi sisa kelenjar ludah dan menggantikan air liur.  3.Apa yang harus dilakukan pasien sindrom kering ketika mereka mengalami kesulitan menelan makanan padat?  J: Untuk mengatasi kesulitan menelan, sejumlah kecil makanan cair, minuman atau sup dapat dikonsumsi sebelum awal setiap makan untuk mengurangi ketidaknyamanan mulut. Hindari makanan kering seperti hati hewan dan biskuit untuk menghindari kesulitan menelan. Jika terjadi kecelakaan tersedak, segera minum air hangat dan dingin. Hindari makan terlalu cepat dan terlalu cepat, kunyah dan telan perlahan-lahan, dan jangan berbicara ketika makan untuk menghindari tersedak ketika makanan masuk ke trakea.  4. Selain meredakan mulut kering melalui diet, aspek lain apa lagi yang harus diperhatikan oleh pasien sindrom kering?  J: Pasien harus mencoba menghindari makanan kering, minum alkohol, merokok dan bernapas melalui mulut. Perhatian khusus harus diberikan pada kebersihan mulut, mencegah kerusakan gigi dan menggunakan air liur buatan yang sesuai. Selain itu, pasta gigi berfluoride harus digunakan untuk melindungi gigi dan memperlambat kerusakan gigi. Juga untuk pasien dengan sindrom mulut/mata kering, hindari angin dan lingkungan dalam dan luar ruangan yang kering.  5.Apa yang harus dilakukan pasien sindrom kering ketika mereka memiliki gejala seperti mata kering, sedikit air mata dan fotofobia?  J: Kita harus memperhatikan: (1) Perhatikan kebersihan mata.  (2) Ketika ada sensasi benda asing, jangan menggosok mata dengan tangan atau sapu tangan yang tidak bersih, dan gunakan batang kapas steril untuk menyeka kantus bagian dalam mata.  (3) Jangan membaca buku dalam cahaya terang untuk mengurangi ketegangan mata.  (4) Kenakan kacamata hitam saat keluar rumah untuk mengurangi iritasi mata akibat sinar ultraviolet yang kuat.  (5) Pilihlah obat anti-inflamasi mata yang diresepkan oleh dokter Anda dan minumlah secara teratur.  (6) Pilihlah air mata buatan sebagai obat harian untuk meredakan mata kering.  (7) Pasien dengan keratitis kering harus menggunakan obat tetes mata sebelum tidur untuk melindungi kornea.  6.Bagaimana cara menggunakan obat tetes mata dengan benar?  A: Cuci tangan Anda dengan baik sebelum meletakkan obat tetes mata, periksa apakah obat tetes mata sudah kadaluarsa, periksa nama obatnya, kocok dengan baik, ambil posisi duduk, miringkan kepala Anda ke belakang atau ambil posisi terlentang, lihat ke atas, pisahkan kelopak mata atas dan bawah dengan tangan kiri, pegang botol obat dengan tangan kanan, ujung depan 1 sampai 2 cm dari mata Anda, masukkan obat tetes ke dalam konjungtiva dan kemudian angkat kelopak mata atas dengan lembut untuk mengisi seluruh kantung konjungtiva dengan obat. Tutup mata selama 1 hingga 2 menit.  7.Apa yang harus dilakukan untuk kekeringan vagina selama hubungan seksual pada pasien dengan sindrom kering?  J: Penyakit ini paling sering terjadi pada wanita paruh baya dan lanjut usia antara 40 dan 60 tahun. Penyakit ini menyebabkan keputihan yang rendah, kekeringan vulva dan mukosa vagina, dan hubungan seksual terpengaruh sampai batas tertentu. Salah satu cara untuk memperbaiki kesulitan saat berhubungan seks adalah dengan menggunakan cairan yang larut dalam air secara topikal di vagina sebelum berhubungan seks, misalnya gel asam propionat; jangan pernah memilih sediaan berbasis minyak. Pelumas dapat meningkatkan kualitas kehidupan seksual.