Lamanya masa pengobatan sindrom kering tergantung pada banyak faktor, seperti tingkat keparahan penyakit, kondisi fisik pribadi pasien, dan daya tanggap terhadap obat-obatan, dll. Tidak ada waktu yang tetap. Sindrom kering adalah penyakit autoimun kronis dengan kemajuan yang lambat, yang dapat menyebabkan kerusakan multi-sistem dan multi-organ. Jika kondisi pasien ringan dan hanya menunjukkan mulut kering dan mata kering tanpa kerusakan pada organ penting seperti paru-paru dan ginjal, hanya diperlukan pengobatan simtomatik dan masa pengobatan relatif singkat. Jika kondisi pasien lebih serius dan telah terjadi komplikasi seperti fibrosis interstitial paru-paru, kerusakan ginjal, darah dan lesi neurologis, maka diperlukan pengobatan dengan glukokortikoid dan imunosupresan, dan masa pengobatan secara keseluruhan lama, yang bisa mencapai beberapa tahun atau dekade. Oleh karena itu, pasien dengan sindrom kering harus menerima pengobatan sistematis dan terstandardisasi sedini mungkin, secara aktif mengontrol perkembangan penyakit, mencegah kerusakan organ, dan memperhatikan pola makan yang sehat serta mengurangi makan makanan pedas dan merangsang.