Penyebab sebagian besar kasus urtikaria matahari adalah alergi pasien terhadap sinar matahari.
Paparan sinar matahari pada kulit menyebabkan aktivasi dan degranulasi berbagai sel inflamasi di dalam kulit, seperti sel mast, dan pelepasan mediator kimiawi dengan aktivitas inflamasi, termasuk histamin, 5-hidroksiotriptofan, sitokin, kemokin, dan metabolit asam arakhidonat (misalnya, prostaglandin dan leukotrien), yang menyebabkan vasodilatasi dan peningkatan permeabilitas pembuluh darah, yang mengarah ke perkembangan lesi kulit seperti urtikaria.
Gejala khas urtikaria matahari adalah eritema gatal dan ruam seperti urtikaria pada area yang terpapar sinar matahari. Panjang gelombang yang menyebabkan alergi urtikaria matahari sebagian besar di bawah 370nm, dan faktor-faktor seperti pembedahan, gigitan nyamuk, dan infeksi merupakan faktor pemicu urtikaria matahari.
Dianjurkan agar pasien dengan urtikaria matahari mencari bantuan medis profesional pada waktu yang tepat, agar tidak menunda kondisinya.