Jika tulang ikan tersangkut di tenggorokan dan tidak dapat ditemukan dengan laringoskopi, gastroskopi atau pencitraan dapat digunakan untuk menemukan tulang ikan dan mengeluarkannya di bawah pengawasan dokter. Jika tulang ikan tersangkut di tenggorokan dan tidak dapat ditemukan dengan laringoskopi, tulang ikan mungkin tersangkut di kerongkongan, dan gastroskopi dapat dipertimbangkan untuk menemukan tulang ikan dan mengeluarkannya. Jika laringoskopi maupun gastroskopi tidak dapat menemukan tulang ikan, tulang ikan mungkin terlalu kecil atau tertanam di selaput lendir, dan dianjurkan untuk menemukan tulang ikan melalui pencitraan gastrointestinal, dan kemudian mengeluarkannya di bawah bimbingan dokter. Oleh karena itu, ketika tulang ikan tersangkut di tenggorokan dan tidak dapat dideteksi dengan laringoskopi, maka perlu dilakukan langkah pemeriksaan dan perawatan aktif selanjutnya.