Banyak orang tua khawatir tentang faktor keturunan. Penyebab displasia pinggul bawaan terkait dengan faktor keturunan, tetapi tidak diwariskan secara dominan atau resesif, seperti penyakit genetik lainnya, dan harus diteruskan ke generasi berikutnya. Namun demikian, anak-anak yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ini, seperti kakak laki-laki atau perempuan dengan riwayat dislokasi sendi, tujuh sampai delapan kali lebih mungkin mengidap penyakit ini daripada yang normal, atau bahkan lebih. Untuk anak-anak dengan riwayat keluarga displasia pinggul bawaan, penting untuk melakukan tes skrining untuk dislokasi pinggul, termasuk USG sudut Graf, untuk melihat apakah ada masalah di area ini. Ada juga hubungan dengan posisi janin, misalnya, kelahiran sungsang dikaitkan dengan peningkatan probabilitas kondisi tersebut.