Sebagian besar laringoskopi, serta tes pencitraan seperti sinar-X dan CT (computed tomography) scan, dilakukan untuk lonjakan ikan di tenggorokan, dan tes darah tidak selalu diperlukan. Namun demikian, jika komplikasi timbul akibat keterlambatan penanganan paku ikan di tenggorokan dan diperlukan pembedahan, tes darah rutin mungkin perlu dilakukan sebelum pembedahan dilakukan.