Dapat dipahami bahwa alergi kosmetik adalah kejadian yang relatif umum dalam dermatologi, dengan sekitar 10% pasien mencari pengobatan untuk alergi kulit. Penerapan resmi standar nasional baru tentang pelabelan kosmetik, “Pelabelan Umum Produk Konsumen”, akan sangat bermanfaat bagi konsumen, karena akan menstandarkan pelabelan bahan, sehingga orang akan lebih memperhatikan bahan yang ditambahkan ke produk saat mengganti kosmetik dan produk perawatan, dan secara sadar mengidentifikasi bahan yang menyebabkan alergi, yang akan sangat mengurangi fenomena alergi kosmetik. Pertimbangkan hasil uji tempel kulit. Kulit sensitif rentan terhadap kekeringan, kemerahan, bercak-bercak, pembengkakan mata, pengelupasan atau jerawat karena pola makan, emosi, dan penggunaan kosmetik serta produk perawatan. Disarankan agar orang dengan kulit sensitif pertama-tama menjalani tes tempel kulit untuk mengetahui bahan-bahan yang menyebabkan alergi kulit melalui pengujian kulit profesional, dan kemudian mengingat hasil tes tersebut untuk secara selektif menghindari makanan dan kosmetik yang mengandung bahan-bahan ini agar dapat secara efektif mengontrol dan mengurangi terjadinya alergi. Efek hidrasi tunggal anti-alergi musim dingin Bagi orang yang memiliki kulit alergi, waktu yang paling sulit adalah musim dingin. Pada musim kemarau, kulit menjadi rapuh dan tidak tahan, serta kelembapan pada permukaan kulit menguap lebih cepat. Saat memilih produk perawatan atau kosmetik baru, baca bahan-bahannya dengan saksama dan pastikan produk tersebut tidak mengandung bahan yang membuat Anda alergi sebelum mengoleskan produk dalam jumlah yang sesuai di belakang telinga atau di sisi fleksor lengan bawah untuk mengujinya. Jangan mudah percaya dengan klaim “anti alergi” pada produk. Terakhir, orang tidak boleh salah mengira bahwa menggunakan tanaman alami untuk perawatan adalah yang paling sehat dan aman, tetapi pada kenyataannya, jus lemon, misalnya, dapat bersifat fototoksik. Untuk beberapa orang yang alergi, mengoleskan jus lemon secara langsung ke bagian wajah yang terpapar sinar matahari dapat menyebabkan kemerahan pada wajah dan bahkan lecet. Oleh karena itu, bagi orang yang memiliki kulit alergi, harus berhati-hati saat membuat masker sendiri di rumah.