Bentuk kepala bayi yang normal adalah bulat dan bundar merata, dengan bentuk kepala simetris dan tampilan alami secara keseluruhan. Ubun-ubun akan menutup ketika bayi berusia satu minggu hingga satu setengah tahun. Setelah ubun-ubun menutup, bentuk kepala sudah diatur dan sulit untuk diubah. Faktor-faktor yang mempengaruhi bentuk kepala bayi Ada banyak faktor yang mempengaruhi bentuk kepala bayi, sebagai berikut: 1. Posisi janin yang salah: seperti posisi melintang atau kepala di atas, kepala tertekan dan menyebabkan bentuk kepala yang khusus; 2. Posisi janin yang salah: seperti posisi melintang atau kepala di atas, kepala tertekan dan menyebabkan bentuk kepala khusus; 3. Posisi janin yang salah: seperti posisi melintang atau kepala di atas, kepala tertekan dan menyebabkan bentuk kepala khusus. Penggunaan hisapan vakum dan forsep selama persalinan kadang-kadang dapat mengakibatkan pembentukan hematoma. Setelah lahir, bayi tidak akan mau tidur menyamping ke arah hematoma, yang juga akan mengakibatkan kepala miring; 5. Tempat tidur: bantal yang keras dapat mengakibatkan kepala menjadi rata: 6. Tempat tidur: bantal yang keras dapat mengakibatkan kepala menjadi rata. Setelah lahir, bayi tidak mau tidur menyamping ke arah hematoma, yang juga dapat menyebabkan pembentukan kepala yang miring. Kedua, bagaimana membiarkan bayi mempertahankan bentuk kepala yang baik Kehidupan sehari-hari juga dapat mengambil beberapa langkah untuk mempertahankan bentuk kepala yang baik, langkah-langkah spesifiknya adalah sebagai berikut: 1, wanita hamil harus memastikan nutrisi yang cukup selama kehamilan, setelah kelahiran bayi memperhatikan suplementasi kalsium dan vitamin D; 2, orang tua harus sesekali membantu bayi tidur telentang untuk mengubah posisi kepalanya; 3, dengan mengubah ruangan dan mainan di sekitar tempat tidur, ubah arah di mana anak suka menatap ketika berbaring; 4, biasanya Bayi suka menghadap ibunya ketika mereka tidur. Ibu perlu sesekali mengubah posisi kiri dan kanan dirinya dan bayinya ketika mereka tidur.