Tidak ada data penelitian yang membuktikan seberapa besar kemungkinan kesuburan pada kriptorkismus bilateral, tetapi menderita penyakit ini akan menyebabkan tingkat kesuburan yang lebih rendah, dan setelah ditemukan, harus segera diobati.
Kriptorkismus bilateral adalah kelainan bawaan pada sistem reproduksi di mana testis berada pada posisi yang tidak normal dan tidak turun secara normal ke dalam skrotum, sehingga skrotum kosong secara bilateral dan testis tidak dapat disentuh, serta dapat menyebabkan infertilitas, tetapi kemungkinannya belum diketahui dengan pasti.
Kriptorkismus biasanya perlahan-lahan turun kembali ke skrotum dalam waktu 3 bulan setelah lahir, tetapi kemungkinan turun kembali menurun setelah usia 6 bulan, sehingga diperlukan intervensi ketika gejala kriptorkismus bilateral menetap setelah usia 6 bulan.
Disarankan agar pasien berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, dan di bawah bimbingan dokter, perawatan yang relevan harus dilakukan untuk mendorong pemulihan tubuh.