Indikator perkembangan penglihatan untuk bayi berusia 0-6 tahun

Dalam 1 bulan: Pada usia satu minggu setelah lahir, penglihatan bayi cenderung rabun jauh dan ia dapat fokus pada benda-benda yang berjarak 8 hingga 15 cm serta dapat mengikuti benda bergerak dengan matanya. Setelah seminggu, ia dapat melihat benda-benda hingga jarak 3 meter, ia juga akan belajar mengikuti benda-benda yang bergerak dan akan senang melihat wajah manusia atau pola-pola yang sangat kontras. Pada usia lebih dari sebulan, bayi dapat melihat benda-benda dalam jarak 15-30 cm dari matanya dan dapat menatap benda-benda. 2 bulan: Pada usia 2 bulan, konsentrasi visual menjadi lebih jelas dan bayi senang melihat objek bergerak dan wajah orang dewasa yang sudah dikenalnya. Mereka dapat melihat objek dengan cara yang terkoordinasi, dapat membedakan warna tetapi tidak membedakan corak, dapat menggerakkan mata mereka dengan objek dalam jarak 90 derajat, memiliki refleks perlindungan seperti berkedip ketika ada objek yang mendekat dengan cepat ke arah mata mereka, dan melihat ke arah tangan yang kecil lebih dari 5 detik. 3-4 bulan: Pada usia 3 bulan, mereka dapat memusatkan perhatian pada objek dan melihatnya pada jarak sekitar 75 cm, dengan ketajaman visual sekitar 0,1. Durasi tatapan secara signifikan lebih lama dan mata juga dapat mengikuti objek yang bergerak. Peka terhadap warna, bayi memiliki preferensi terhadap warna, lebih suka melihat warna-warna yang cerah dan hidup, terutama merah, daripada warna-warna kusam. Warna-warna yang mereka sukai secara berurutan adalah merah, kuning, hijau, oranye dan biru. Ketika berbaring telentang, kedua mata mereka akan mengikuti orang yang sedang berjalan. Sering-seringlah berjalan di depan bayi Anda untuk menarik perhatiannya dan amati apakah mata bayi Anda akan mengikutinya. 5-6 bulan: Berkedip lebih sering, dapat melihat benda-benda secara akurat di depannya dan akan mengambil dan memainkannya di depan matanya. Ketika bayi duduk untuk bermain, ia dapat memanipulasi objek dengan kedua tangan di bawah kendali mata, akan menjaga matanya pada apa yang ia dapatkan dan koordinasi tangan-mata dimulai. Hadirkan mainan di depan mata anak Anda dan gerakkan perlahan-lahan ke atas dan ke bawah dan berkeliling untuk melihat apakah anak Anda dapat mengikutinya secara sadar dan aktif. pada usia lebih dari 6 bulan, mata dapat mengikuti objek yang bergerak ke atas dan ke bawah sebesar 90 derajat. Pada saat ini, penglihatan anak dapat mencapai 0,1 dan ia dapat melihat objek pada jarak yang lebih jauh, seperti pejalan kaki dan kendaraan di jalan. 7-8 bulan: dapat mengidentifikasi benda-benda yang dekat dan jauh serta ruang; suka mencari mainan yang tiba-tiba menghilang; bermain petak umpet dengan bayi untuk mengamati tingkat kegembiraan dan daya tanggapnya. 9-10 bulan: Mata bayi dapat bergerak ke atas dan ke bawah dengan objek yang bergerak, mengikuti benda yang jatuh, mencari mainan yang terjatuh, dan mengenali ukuran dan bentuk objek serta kecepatan pergerakannya. Dapat melihat benda-benda kecil, dapat mulai membedakan bentuk geometris sederhana dan mengamati berbagai bentuk benda. Rasa kedalaman penglihatan mulai muncul, yang sebenarnya merupakan bentuk persepsi stereoskopis. 11-12 bulan: Mata dapat bergerak ke atas dan ke bawah dengan objek yang bergerak dan dapat mengikuti objek yang jatuh; pada usia 1 tahun ketajaman penglihatan dapat mencapai 0,2. 1-2 tahun: Setelah usia 1 tahun, anak suka membaca buku, dapat membedakan objek, dan dapat menirukan gerakan. Dengan stimulasi cahaya yang konstan dari lingkungan luar, penglihatan anak secara bertahap berkembang dan pada usia 1,5 tahun ia dapat melihat hingga 0,4, dapat melihat benda-benda kecil seperti serangga yang merayap dan nyamuk serta dapat menatap mainan kecil dari jarak 3 meter. Ia juga dapat membedakan bentuk-bentuk sederhana seperti lingkaran, segitiga, dan kotak. 2-5 tahun: perkembangan visual paling pesat pada kedua mata. pada usia 2-3 tahun, penglihatan mencapai sekitar 0,5-0,6, yang mendekati penglihatan orang dewasa, tetapi pada masa ini sangat mudah kehilangan penglihatan. Pada usia 4 atau 5 tahun, ketajaman penglihatan sekitar 1,0 dan berbagai refleks fisiologis mata telah terbentuk dan menjadi lebih stabil, sehingga kecil kemungkinan anak akan kehilangan penglihatannya. Pada usia ini, anak-anak sudah dapat menilai konsep spasial seperti ukuran benda, atas dan bawah, dalam dan luar, depan dan belakang, serta dekat dan jauh. Usia 6: Pada usia enam atau tujuh tahun, anak memasuki penglihatan orang dewasa. Fungsi stereoskopik tidak mencapai normal sampai usia sembilan tahun.