Apa yang Anda makan saat demam?

Demam adalah situasi yang sangat umum, banyak teman dalam hidup akan mengalami demam, begitu demam berdampak besar pada tubuh kita, kali ini apa yang harus dilakukan? Anggur cocok untuk dimakan saat flu dan demam, yang mengandung air dan kalium yang cukup, dan dapat mengisi kembali air dan kalium yang hilang karena flu dan demam. Kitab Materia Medica karya Divine Husbandman menyatakan, “Anggur memiliki rasa yang manis dan sifatnya yang datar, dan baik untuk tulang dan otot, bermanfaat bagi vitalitas, meningkatkan kekuatan pikiran, membuat orang menjadi gemuk dan sehat, tahan terhadap rasa lapar, dan tahan terhadap angin dan dingin. Makan dalam waktu yang lama, tubuh ringan awet muda dan umur panjang.” Ada pepatah yang mengatakan “makan buah anggur jangan ludahkan kulitnya”, ada benarnya juga. Karena banyak nutrisi khas anggur yang terdapat pada kulitnya, fungsi jus anggur dan meludahkan kulit anggur dibandingkan dengan, dapat dikatakan lebih rendah seribu mil. Jadi, disarankan bahwa ketika Anda makan anggur, cobalah makan dengan kulitnya. Apel Sejak zaman Mesir kuno, orang tidak hanya memperlakukan apel sebagai makanan, tetapi juga sebagai semacam ramuan obat. Penelitian oleh orang Kanada telah menunjukkan bahwa jus apel memiliki peran yang kuat dalam membunuh virus menular dalam tabung reaksi, dan orang yang makan lebih banyak apel memiliki kemungkinan terkena flu yang jauh lebih rendah daripada mereka yang tidak makan atau makan lebih sedikit. Beberapa ilmuwan dan dokter menyebut apel sebagai “buah kesehatan serba bisa” atau “dokter umum”. Anda bisa makan apel saat Anda sedang pilek atau demam. Apel kaya akan vitamin C, yang dikenal dapat melawan pilek dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Jenis buah apa yang harus saya makan ketika saya pilek dan demam? Jus apel segar adalah pilihan yang baik. Hal ini karena jus apel mengandung banyak vitamin C, yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, sekaligus menetralkan racun dalam tubuh. Buah Kiwi Buah kiwi kaya akan vitamin C yang memiliki efek meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu, polisakarida yang terkandung dalam buah kiwi memiliki kemampuan untuk mencegah infeksi bakteri. Buah kiwi berwarna keemasan mengandung lebih banyak vitamin C dan vitamin E daripada buah kiwi hijau limau, yang memiliki efek meredakan gejala pilek dan flu. Makan lebih banyak buah kiwi dapat meningkatkan asupan vitamin C, yang sangat membantu dalam melawan flu. Namun, buah ini tidak cocok untuk penderita limpa kendur, flu akibat angin, malaria, diare akibat flu, gastritis kronis, dismenorea, amenorea, dan diare pada anak. Jeruk Jeruk mengandung vitamin C yang tinggi, sekitar 30 persen lebih banyak dari buah pada umumnya. Jika Anda ingin terhindar dari pilek dan flu di musim dingin, cara yang sederhana dan efektif adalah dengan mengonsumsi lebih banyak jeruk, yang dikenal sebagai cara yang bagus untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menangkal penyakit, serta tidak kalah efektifnya dengan obat pilek dan flu. Makan jeruk bisa satu buah sehari, tidak lebih dari 5 buah, dan hindari makan dengan sirih. Sebaiknya tidak dimakan sebelum makan atau dalam keadaan perut kosong, karena asam organik yang terkandung dalam jeruk akan merangsang mukosa lambung, lambung tidak baik. Jangan minum susu sebelum dan sesudah makan jeruk selama 1 jam, karena protein dalam susu akan menggumpal ketika bertemu dengan asam buah, yang akan mempengaruhi pencernaan dan penyerapan. Saat Anda pilek atau demam, sebaiknya makan bubur nasi atau sup nasi, yang tidak hanya bergizi, tetapi juga sangat baik untuk pencernaan dan penyerapan. Praktek bubur beras sangat sederhana, selama beras dalam panci dengan jumlah air yang tepat bisa, pada bayi untuk makan ketika Anda mungkin ingin menambahkan jumlah gula yang tepat, sehingga bayi akan lebih mau makan.