Tonus otot adalah ketegangan otot saat istirahat, dan fungsinya untuk mempertahankan postur tubuh dan gerakan normal, dan dapat diklasifikasikan sebagai istirahat, postural atau motorik. Sebaliknya, hipertonia mengacu pada keadaan otot yang tegang meskipun dalam keadaan istirahat atau rileks. Penyebab umum termasuk gangguan pada otot, saraf tepi dan otak. Hipertonia dapat menyebabkan peningkatan iritabilitas dan kesulitan tidur, dan beberapa anak tidak dapat berjalan secara mandiri, bahkan memengaruhi gerakan normal di kemudian hari, seperti berlari dan melompat, sehingga penting untuk mengidentifikasi dan melakukan intervensi sejak dini. Cara menentukan hipertonia pada bayi Seorang anak dengan hipertonia memiliki perasaan tonisitas dan resistensi saat digendong, perasaan tegang di tangan, resistensi yang kuat terhadap tekanan jari, sering kali postur tubuh yang asimetris dan tidak normal, sedikit gerakan aktif, gerakan yang kaku, dan resistensi yang nyata di awal gerakan daripada di akhir gerakan, sedangkan anak dengan hipotonia mengalami kesulitan dalam menggendong, perasaan tenggelam, tangan yang lembut dan rileks, serta lebih sedikit resistensi terhadap tekanan jari. Ketika diletakkan dalam posisi terlentang, tungkai atas dan bawah sering tertekuk dan terangkat, kurang aktif bergerak, terasa berat ketika melakukan gerakan fleksi dan ekstensi, tidak ada perlawanan, dan tidak ada kontrol diri pada tungkai. Setelah bayi ditemukan menderita hipertonia, bayi dapat diberikan latihan pijat pasif, latihan lengan ke atas, datar dan menyilang dada, dan latihan beroda dengan kaki berputar, tetapi perhatian harus diberikan pada kekuatan dan kelembutan latihan, agar tidak melukai tulang bayi. Kedua, pelatihan rehabilitasi dapat dilakukan di bawah bimbingan pelatih profesional, tetapi orang tua tidak boleh berlatih secara membabi buta atau mendiagnosis diri sendiri. Selain itu, intervensi dan pengobatan dini dapat diberikan untuk mencegah kerusakan otak dan menghindari gejala sisa pada kasus hipertonia yang disebabkan oleh penyakit lain.