Apa yang harus saya cari dalam perawatan hipertensi?

  Menurut penelitian, 26,6% orang dewasa di Tiongkok saat ini menderita hipertensi, dan insidennya meningkat setiap tahun, menimbulkan tantangan besar bagi kesehatan masyarakat serta ekonomi.
  Apa itu hipertensi?
  Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥ 140mmHg dan/atau tekanan darah diastolik ≥ 90mmHg yang menetap. Ada dua kategori: yang disebabkan oleh penyakit lain disebut hipertensi sekunder; yang tanpa penyebab yang jelas disebut hipertensi primer, juga dikenal sebagai gangguan hipertensi, dan 90-95% hipertensi termasuk dalam kategori ini.
  Siapa yang berisiko terkena hipertensi?
  Ada berbagai faktor risiko hipertensi, termasuk usia dan jenis kelamin (hipertensi pada usia pertengahan lebih sering terjadi pada pria, sementara wanita lebih mungkin mengembangkan hipertensi setelah menopause), riwayat keluarga, kelebihan berat badan atau obesitas, kurang aktivitas fisik, merokok atau perokok pasif, konsumsi alkohol yang berlebihan, asupan garam yang berlebihan, stres, dll.
  Apa saja risiko gangguan hipertensi?
  Gangguan hipertensi adalah faktor risiko yang paling penting yang dapat diintervensi untuk kematian dini. Hal ini secara signifikan meningkatkan kejadian penyakit jantung koroner, dengan 50-70% pasien dengan penyakit jantung koroner di Tiongkok memiliki hipertensi gabungan, dan prevalensi penyakit jantung koroner lebih dari empat kali lebih tinggi pada pasien dengan hipertensi daripada mereka yang memiliki tekanan darah normal. Hipertensi juga merupakan faktor risiko yang signifikan untuk stroke, menyumbang 35-50% risiko stroke, dan penelitian telah menunjukkan bahwa bahkan penurunan kecil dalam tekanan darah (5-6 mmHg sistolik, 2-3 mmHg diastolik) dapat mengurangi risiko stroke sebesar 40%. Hipertensi juga merupakan faktor risiko untuk penyakit kardiovaskular seperti penyakit pembuluh darah perifer dan gagal jantung, dan sangat terkait dengan gangguan kognitif dan demensia.
  Apa yang harus Anda lakukan jika Anda mengetahui tentang hipertensi?
  Hipertensi biasanya tidak menunjukkan gejala. Melakukan tes tekanan darah setiap dua tahun sekali di bawah 120/80mmhg dan setiap tahun antara 120-139/80-89mmhg dapat membantu deteksi dini. Intervensi dini bisa efektif dalam mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Pengobatan hipertensi memerlukan upaya bersama dari pihak dokter dan pasien. Setelah hipertensi terdeteksi, sebagai pasien Anda perlu.

  1. Mencari pertolongan medis lebih awal.

  2. Anda mungkin perlu minum obat. Minum obat antihipertensi setiap hari dapat mengurangi kejadian kejadian kardiovaskular, dan penting bagi Anda untuk minum obat antihipertensi persis seperti yang diresepkan oleh dokter Anda.

  Berhenti merokok: berhenti merokok dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, dan dapat meningkatkan kesehatan dan rasa diri Anda.

  4. Berolahraga secara teratur: Lakukan latihan fisik secara teratur, tergantung pada minat Anda, selama 30-60 menit sehari, 5-7 hari seminggu.
  5. Pertahankan berat badan yang sehat: Jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas, mengurangi asupan lemak dan diet sebesar 5-10% dapat membantu mengurangi risiko Anda.

  6. Batasi konsumsi alkohol: tidak lebih dari 25g alkohol per hari untuk pria dan tidak lebih dari 15g per hari untuk wanita.

  7. Membatasi asupan garam: tidak lebih dari 6g natrium klorida per hari, dan memilih makanan rendah garam sesuai dengan label makanan.

  8. Mengelola stres: mengurangi stres dapat membantu Anda mengurangi risiko penyakit jantung.

  9. menikmati aktivitas penghilang stres seperti Tai Chi, meditasi, dan tarian sesuai dengan preferensi

  10. Buatlah pilihan makanan yang cerdas: pilihlah biji-bijian, susu rendah lemak atau susu skim, daging tanpa lemak, kacang-kacangan. Perbanyak sayuran dan buah.

  Apa yang perlu Anda lakukan sebelum mengunjungi klinik?

  1. Catat gejala ketidaknyamanan.

  2. Tekanan darah tinggi itu sendiri mungkin tidak menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi bisa menjadi faktor risiko penyakit jantung. Jika Anda mengalami nyeri dada, sesak atau sesak napas, beritahu dokter Anda.

  3. Catat informasi pribadi yang penting: termasuk catatan tekanan darah Anda yang dipantau sendiri, kadar kolesterol darah, penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi, dan stres atau perubahan gaya hidup baru-baru ini.
  4. Catatan pengobatan: Buatlah daftar obat-obatan Anda dan simpanlah catatan yang akurat tentang nama dan dosis obat yang Anda minum.
  5. Jika memungkinkan, mintalah anggota keluarga atau teman untuk menemani Anda ke tempat janji temu: Anda mungkin tidak dapat memberikan informasi yang dibutuhkan dokter, jadi anggota keluarga atau teman dapat mengingatkan Anda.
  6. Catat pertanyaan Anda: Ketika Anda mengunjungi dokter, waktu yang Anda miliki untuk berbicara dengannya sering kali terbatas, jadi catatlah pertanyaan-pertanyaan yang ingin Anda ajukan agar tidak terlewatkan.