Urtikaria yang disertai demam biasanya merupakan urtikaria menular. Pasien harus berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan anti-infeksi dan anti-alergi, dan pengobatannya didasarkan pada obat-obatan. Urtikaria infeksius adalah urtikaria yang disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, virus, atau parasit, dll. Manifestasi klinis utamanya adalah demam, berkeringat, gatal, dan sakit tenggorokan. Untuk pasien dengan demam yang disebabkan oleh infeksi bakteri, antibiotik yang sensitif harus dipilih sesuai dengan kultur bakteri dan tes sensitivitas obat, dan obat yang umum digunakan termasuk amoksisilin dan azitromisin. Untuk demam yang disebabkan oleh infeksi virus, obat antivirus seperti asiklovir dan oseltamivir dapat digunakan sesuai resep dokter. Jika demam disebabkan oleh infeksi parasit, obat antijamur seperti ketoconazole biasanya diberikan. Pasien juga perlu menggunakan obat-obatan seperti cetirizine, ebastine, dan loratadine, yang dapat meringankan gejala seperti rasa panas dan gatal. Untuk urtikaria infeksi yang lebih serius, glukokortikoid seperti prednison dapat digunakan dalam jumlah sedang. Pasien dengan urtikaria yang disertai demam harus segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengklarifikasi sumber infeksi dan secara aktif melakukan pengobatan yang tepat untuk menghilangkan penyebab dan mengendalikan gejalanya. Sementara itu, setelah gejala mereda, skrining alergen harus dilakukan sedini mungkin untuk menghindari infeksi ulang.