Walaupun gegar otak ringan tidak mengancam jiwa pasien, namun masih bisa menimbulkan beberapa gejala yang merugikan. Pertama, gegar otak ringan dapat menyebabkan pusing, yang tidak terlalu terkait dengan keadaan gerakan pasien sendiri, baik saat bergerak maupun saat istirahat. Pada kasus yang parah, mungkin terjadi kebingungan atau bahkan koma, tetapi ini biasanya tidak berlangsung lama. Pasien mungkin juga mengalami tekanan darah rendah dan gejala hipotensi yang menyertainya, seperti keringat dingin, pucat dan kelemahan pada anggota badan, tetapi tidak perlu terlalu khawatir karena hal ini akan mereda setelah istirahat. Ada juga kehilangan ingatan tentang kejadian dan peristiwa sebelumnya, tetapi ini akan berangsur-angsur kembali dengan istirahat atau stimulasi eksternal. Secara keseluruhan, pasien yang menderita gegar otak ringan tidak perlu terlalu khawatir, karena gejala-gejala ini akan hilang dengan beristirahat, tetapi jika reaksinya parah, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan profesional medis dan mengikuti instruksinya.