28 cara untuk meningkatkan kepercayaan diri anak Anda

Kita sering mengeluh tentang kurangnya rasa percaya diri anak-anak kita, dan terkadang kita iri pada orang lain yang tampil gagah di atas panggung. Maafkan saya karena tidak mengetahui bahwa kurangnya kepercayaan diri anak-anak sering kali merupakan sesuatu yang tidak dipupuk oleh kita sebagai orang dewasa. Misalnya, jika kita telah menjanjikan janji tertentu kepada anak kita dan kita belum memenuhinya karena pekerjaan atau barang atau teman, anak berpikir dalam benaknya bahwa dia tidak sepenting barang atau teman kita, dan anak merasa tidak dicintai, sehingga anak lambat laun menjadi minder dan tidak percaya diri. Berikut adalah 28 cara untuk memberikan rasa percaya diri pada anak Anda sejak usia dini: 1. Tanggapi permintaan bayi Anda dengan serius Seringkali mengabaikan kebutuhan bayi Anda dapat menyebabkan dia kehilangan kepercayaan diri karena dia tidak dihargai. Ketika dia bertanya dengan penuh harap di telepon, “Mama, susu.” Anda tidak dapat menemuinya untuk sementara waktu di luar, katakan padanya kapan tepatnya: “Ketika kamu pulang, mami akan mengambilkannya untukmu, oke?” Beri anak Anda kesempatan untuk membuat pilihannya sendiri Ajaklah bayi Anda melakukan perjalanan akhir pekan dan tanyakan pendapatnya, tetapi alih-alih bertanya, “Ke mana kamu ingin pergi?” Sebaliknya, tanyakan, “Apakah kamu ingin pergi ke kebun binatang atau akuarium?” Memberinya berbagai pilihan dan membiarkannya menentukan pilihannya sendiri akan meningkatkan kepercayaan dirinya. 3. Jangan menertawakan bayi Anda karena mengatakan hal yang salah Ketika bayi Anda baru belajar berbicara dan mengucapkan kata-kata secara tidak akurat. Jangan menertawakannya atau dengan sengaja menekankan hal itu pada saat itu, ajari dia di lain waktu. Selama masa belajar bahasa, ejekan Anda dapat menyebabkan bayi Anda kehilangan kepercayaan diri dan minat untuk belajar bahasa. Tanggapi pertanyaan bayi Anda dengan serius Dengarkan pertanyaan bayi Anda dengan sabar, dan jika Anda tidak dapat menjawabnya, katakan dengan jujur. Biarkan dia tahu bahwa ada sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh siapa pun, sehingga dia bisa lebih percaya diri dengan menghilangkan rasa kagumnya pada orang lain. 5. Gunakan nada konsultatif untuk meminta bayi Anda melakukan apa yang bisa ia lakukan, misalnya, “Bisakah kamu mengambilkan koran untuk ibu?” Menunjukkan kepada anak Anda bahwa ia diinginkan adalah cara terbaik untuk meningkatkan kepercayaan dirinya. Berikan anak Anda ruang untuk memajang hasil karyanya. Biarkan dia menempelkan coretan-coretan di dinding yang paling menonjol di rumah; buatlah pajangan untuk hasil karyanya di lemari. Rasa bangga adalah cara terbaik untuk meningkatkan kepercayaan diri anak Anda. Berikan bayi Anda tempat yang bisa disebut sebagai miliknya sendiri. Berikan dia sebuah kamar, atau sebagian dari kamar tersebut jika Anda tidak memilikinya, sehingga dia bisa memiliki tempat untuk bermain dengan bebas dan tanpa terikat. Hal ini akan memberinya rasa bangga karena memiliki “wilayahnya” sendiri dan akan memberinya rasa percaya diri. Jangan selalu memarahi anak Anda atas kekacauan di kamarnya atau di atas meja, tetapi ajarkan dia untuk membereskan mainannya yang berantakan dan lakukanlah bersamanya. 9. Jangan membandingkan anak Anda dengan orang lain Jangan katakan pada bayi Anda, “Kakakmu sudah bisa berhitung dan kamu masih belum bisa, kamu bodoh sekali!” bahkan jika ia benar-benar lebih buruk dari anak-anak lain. Selalu membandingkannya dengan anak-anak yang lebih baik darinya adalah cara yang paling efektif untuk meruntuhkan rasa percaya diri anak Anda. 10. Biarkan bayi Anda menjadi bos sesekali Ajaklah bayi Anda ke supermarket, serahkan pembayaran yang tertunda dan minta dia untuk memberikannya kepada kasir. Dia belum tahu cara berhitung, tapi setidaknya biarkan dia tahu bahwa uang dapat membeli sesuatu. Secara bertahap, biarkan anak Anda mengendalikan uang sakunya sendiri dan membiarkannya bertanggung jawab akan meningkatkan rasa percaya dirinya dalam hidup. 11. Biarkan bayi Anda memilih pakaiannya sendiri Belilah pakaian untuk bayi Anda dan biarkan dia memilih warna dan gayanya sendiri. Anda mungkin tidak menyukai warna yang dipilihnya, tapi jangan mengabaikan pandangannya. Menghargai pendapat anak Anda adalah awal dari rasa percaya dirinya. 12. Tontonlah kartun favoritnya bersama anak Anda Tontonlah kartun favoritnya, diskusikan karakter dan dialog favoritnya dengannya dan tunjukkan ketertarikan Anda pada sudut pandangnya. Menghabiskan waktu bersamanya sebagai orang yang setara dan berkomunikasi dengannya adalah batu loncatan untuk memberinya kepercayaan diri. 13. Biarkan bayi Anda melakukan apa yang dia bisa Biarkan dia mencuci kaus kaki dan saputangan kecilnya sendiri secara mandiri, meskipun tidak bersih. Kepercayaan diri anak Anda berasal dari persetujuan Anda atas setiap hal kecil yang dilakukannya. 14. Doronglah bayi Anda untuk menunjukkan keahliannya yang istimewa Beri ia tepuk tangan untuk menggemakan saat ia membacakan puisi, bercerita, dan menyanyikan lagu. Dengan melatih keberaniannya untuk tampil di atas panggung, Anda membangun kepercayaan dirinya. 15. Biarkan bayi Anda lebih banyak bermain dengan orang-orang seusianya Biarkan bayi Anda mendekati anak-anak asing dan secara aktif mendorongnya untuk berinteraksi secara bebas dengan orang-orang dari segala usia. Mengembangkan keterampilan sosialnya sebenarnya membangun kepercayaan dirinya. 16. Bantu bayi Anda untuk menyusun rencana terperinci dan ingatkan dia untuk melaksanakannya. Misalnya, bantu bayi Anda menyusun rencana untuk berlatih piano dan bernegosiasi dengannya saat menyusun rencana tersebut. Ingatkan dia saat Anda melakukannya, “Sayang, kita harus berlatih sekarang, kan?” Biasakan dia untuk melakukan sesuatu sesuai dengan rencana. Lakukan hal-hal dengan pikiran yang jernih sehingga Anda bisa percaya diri sebagai pribadi. 17. Jangan sembarangan menghentikan bayi Anda bermain dengan berbagai macam sampah seperti botol Coke dan kotak sepatu Anak Anda suka mengeksplorasi hal-hal yang menarik baginya, dan dengan menghentikannya, Anda juga meredam rasa percaya dirinya untuk bereksplorasi. Ketika anak Anda mengalami kesulitan dalam bermain game, biarkan dia menyelesaikannya sendiri. Ketika anak Anda mengalami kesulitan dalam menyusun puzzle, doronglah dia untuk memikirkan cara-cara untuk menyelesaikannya sendiri. Jika Anda tidak dapat menemukan cara untuk melakukannya, Anda dapat memberinya saran untuk menyelesaikannya. Mengatasi kesulitan akan meningkatkan kepercayaan diri anak Anda. Saat menghabiskan waktu bersama anak Anda, selalu cari alasan spesifik untuk memujinya dan dorong dia dengan kata-kata persetujuan, tetapi jangan memujinya dengan cara yang hampa. Anda dapat mengatakan, “Bayi sudah bisa buang air kecil, itu adalah sebuah kemajuan.” Jangan katakan, “Kamu hebat sekali, sayang” untuk memuji anak Anda dengan cara yang kosong. Anda dapat mengatakan, “Bayi sudah bisa buang air kecil, itu kemajuan.” Jangan katakan, “Kamu sangat pintar, mama sangat menyukaimu.” Pujian yang konkret memberinya kepercayaan diri; pujian kosong membuatnya sombong. 20. Jadikan janji Anda kepada anak Anda dengan serius Anda tidak ingin mengajaknya pergi ke McDonald’s, tetapi Anda dengan santai berjanji untuk pergi dan berjanji tetapi tidak menepatinya. Pelanggaran kepercayaan Anda membuatnya kehilangan kepercayaan diri dan kepercayaannya pada Anda. 21. Bantu bayi Anda untuk mengembangkan aspek-aspek positif dari kepribadiannya sehingga ia dapat menjadi seseorang yang berkarakter. Jika bayi Anda cemas, latihlah kecepatannya; jika ia kronis, latihlah pengorganisasiannya. Memaksanya untuk mengubah temperamennya akan membuat Anda kehilangan kepercayaan terhadapnya dan membuatnya semakin kehilangan rasa percaya diri. Sebagai contoh, katakan padanya bahwa meskipun ia tidak memiliki mata yang besar, ia terlihat bagus dengan mata yang kecil. Banyak rasa kurang percaya diri sering kali berasal dari kurangnya pengakuan atas penampilan seseorang. 23. Sediakan anak Anda dengan buku-buku dan materi untuk mendukungnya melakukan apa yang dia impikan Biarkan anak Anda mengenali bakat dan kemampuannya sendiri sehingga dia akan lebih percaya diri. 24. Cobalah untuk menyapih bayi Anda dari ketergantungan dalam hidup Jadilah tepat waktu dalam pergi ke kamar bayi dan usahakan agar jam weker yang membangunkannya daripada ibu yang memanggilnya berulang kali. Seorang anak yang mampu mengurus dirinya sendiri akan merasa percaya diri dalam situasi di mana ia tidak bergantung*. 25. Ajarkan anak Anda untuk bepergian sejak usia dini. Saat Anda mengajak anak Anda bepergian, ceritakan tentang hewan, tumbuhan, geografi, cerita, dan hal-hal lain yang Anda temui. Hal ini akan meningkatkan rasa percaya diri anak Anda. 26. Jangan menghukum kesalahan anak Anda dengan pelecehan verbal. Pelecehan verbal tidak hanya merusak kepercayaan diri anak Anda, tetapi juga menciptakan sikap pemberontak. 27. Sangat penting untuk menganalisis kemunduran anak Anda dengan nada lembut agar ia tidak melakukan kesalahan yang sama di lain waktu dan agar kepercayaan dirinya pulih. 28. Orang tua mengikuti standar perilaku yang wajar dan terhormat Orang tua yang tidak dihormati di masyarakat adalah yang paling merusak kepercayaan diri anak-anak mereka. Anda adalah panutan bagi anak Anda dan anak Anda adalah tiruan Anda.