Para ibu dan ayah hanya perlu mengetahui perkiraan jumlah dan frekuensinya. Asupan makanan setiap bayi sangat bervariasi, dan jumlah pemberian susu formula juga bervariasi secara individual. Dasar utamanya adalah menyusui sesuai permintaan, memberi anak sebanyak yang ia butuhkan. Jika anak bersemangat, merespons dengan baik, dan berat badannya bertambah dengan memuaskan setelah menyusu, jenis pemberian susu formula ini masuk akal. Keuntungan menyusui sesuai permintaan: Metode pemberian makan tradisional adalah memberi makan secara berkala, setiap 2 hingga 3 jam, selama sekitar 15 menit setiap kali. Namun, penelitian modern telah menunjukkan bahwa menyusui sesuai dengan kebutuhan bayi Anda lebih sesuai dengan karakteristik fisiologis. Karena bayi memiliki perut yang kecil dan tidak menghirup banyak ASI dalam satu waktu, maka menyusui sesuai kebutuhan memungkinkan bayi untuk makan dan minum dengan cukup dan tumbuh lebih cepat. Pada saat yang sama, menghisap secara teratur juga merangsang sekresi prolaktin ibu, membuat produksi ASI lebih banyak, dan juga membantu menghilangkan pembengkakan ASI dan mencegah mastitis. Oleh karena itu, tidak perlu memiliki jumlah menyusui yang tetap, selama bayi membuat tangisan lapar. Ada banyak alasan mengapa bayi menangis, mulai dari mengompol, ingin digendong, hingga ketakutan. Penting bagi para ibu untuk mengamati dengan cermat dan membuat penilaian yang akurat, dan tidak menyusui setiap kali bayi Anda menangis. Selama bayi Anda memiliki tinja yang baik dan berat badannya bertambah dengan memuaskan, Anda dapat memberikan ASI sesuai permintaan.