Apa yang dimaksud dengan facial palsy?

  Facial palsy adalah kata yang asing bagi masyarakat umum, tetapi pada kenyataannya, ini sering terjadi pada kita. Facial palsy adalah kependekan dari kelumpuhan saraf wajah dan dibagi menjadi dua jenis: perifer dan sentral. Kelumpuhan wajah perifer memiliki insiden yang tinggi dan biasanya disebut sebagai kelumpuhan wajah perifer, sedangkan bentuk yang paling umum adalah neuritis wajah atau Bell’s palsy.  Ketika facial palsy terjadi, pasien mengalami asimetri pada kedua sisi wajah, kehilangan ekspresi wajah pada sisi yang terkena, ketidakmampuan untuk mengerutkan dahi, ketidakmampuan untuk memejamkan mata, kelenturan otot pipi ketika sisi yang terkena ditutup, sudut mulut terkulai dan condong ke arah sisi yang sehat, air yang mengalir keluar dari sudut mulut ketika minum atau berkumur, ketidakmampuan untuk meniup atau menggembungkan pipi, dan meludah tidak jelas ketika mengucapkan bunyi-bunyian labial dan gigi. Banyak pasien mengalami berbagai tingkat nyeri dan tekanan di bagian posterior daun telinga pada sisi yang terkena. Beberapa pasien dapat mengalami herpes di daun telinga dan saluran telinga luar, dan pada kasus yang parah, tinitus dan vertigo dapat terjadi, yang secara serius memengaruhi pekerjaan dan kehidupan seseorang.