Penyebab tinja yang tidak berbentuk dan frekuensi tinggi adalah sebagai berikut: a. Penyakit gastrointestinal akut dan kronis: seperti gastroenteritis akut, kolitis ulserativa, tuberkulosis usus, tumor usus, penyakit Crohn, dll. Kedua, faktor ekstra-intestinal: seperti hepatitis kronis, kolesistitis, pankreatitis, diabetes, hipertiroidisme, dapat menyebabkan peristaltik usus yang cepat, mengakibatkan tinja yang tidak berbentuk, lebih sering, dan akan muncul kembung dan gejala gastrointestinal lainnya, dan bahkan diare berlemak. Ketiga, faktor psikologis dan mental: seperti neurosis gastrointestinal, dan ketegangan mental, faktor lingkungan yang disebabkan oleh sindrom iritasi usus besar. Ketika terjadi perubahan bentuk tinja, warna dan kebiasaan buang air besar, penting untuk memperhatikan pemeriksaan lebih lanjut yang relevan, termasuk kolonoskopi, untuk mengklarifikasi penyebabnya dan memberikan pengobatan yang komprehensif.