Lapisan kulit yang dangkal setelah alergi berada dalam kondisi kekurangan stratum korneum, yang lebih tipis dari biasanya dan sangat sensitif serta kurang tahan ketika terpapar iritasi eksternal. Memperbaiki kulit alergi dapat dimulai dari perawatan umum, pengobatan dan fisioterapi. 1. Perawatan umum: 1. Memperbaiki penghalang kulit: gunakan lebih banyak krim emolien untuk secara bertahap meningkatkan perlindungan kulit dan memperbaiki fungsi penghalang kulit, dan gunakan tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar matahari setiap hari; 2. Pengaturan pola makan: perhatikan untuk menghindari jenis makanan pedas dan merangsang, serta makanan yang telah diidentifikasi dengan jelas sebagai penyebab alergi; 3. Hindari stimulasi: cobalah untuk menghindari rangsangan mekanis pada kulit yang alergi, seperti air panas saat mandi, menggunakan peralatan mandi yang bersifat basa dan kosmetik yang menyebabkan iritasi, serta kontak dengan hewan kecil. kontak dengan hewan kecil, dll. Obat: 1, obat perbaikan: di bawah bimbingan dokter, gunakan gel faktor pertumbuhan atau krim polisulfat mukopolisakarida, dengan penggunaan gel asam hialuronat; 2, obat anti alergi: di bawah bimbingan dokter, krim kulit topikal, krim mometason furoat, jika alergi kulit wajah dapat digunakan aplikasi topikal krim asam fusidat. Mereka yang memiliki alergi parah perlu mengonsumsi obat anti-alergi oral, seperti tablet fexofenadine hidroklorida, untuk memainkan peran tambahan dalam perbaikan. Fisioterapi: Pasien dengan alergi kulit mungkin memiliki lesi lokal dan pigmentasi, dll. Setelah kondisi terkontrol, fotorejuvenasi atau laser dapat dipilih untuk perbaikan.