Lompatan tidur pada bayi disebabkan oleh fakta bahwa sistem saraf anak belum berkembang dengan baik dan proses eksitasi dan penghambatan belum lengkap. Hal ini seharusnya merupakan fenomena normal dan tidak memerlukan perlakuan khusus. Ketika bayi melompat-lompat, ibu bisa menekan tangannya pada bagian tubuh bayi untuk menenangkannya. Jika bayi yang baru lahir mengalami lompatan yang mengagetkan, ibu bisa menenangkan bayi dengan cara menenangkan tubuh atau tangan bayi secara lembut dengan tangannya untuk membuat bayi merasakan rasa aman. Para ibu bisa yakin bahwa lompatan kaget pada bayi baru lahir tidak berpengaruh pada perkembangan otak. Seiring dengan bertambahnya usia bayi dan sistem saraf yang perlahan-lahan berkembang, lompatan kaget perlahan-lahan akan hilang dan tidak diperlukan penanganan khusus. Jika bayi disertai dengan gejala lain, seperti biru di sekitar mulut, gangguan kesadaran atau asfiksia lahir atau kekurangan oksigen, Anda perlu pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan perlu menyingkirkan kejang-kejang.