Apa yang terjadi apabila refleks kaget bayi Anda terlalu sering?

Bayi dengan refleks kaget yang terlalu sering harus mewaspadai dua kemungkinan berikut ini: pertama, rakhitis defisiensi vitamin D, bayi sering lahir di musim gugur dan musim dingin dan memiliki sedikit aktivitas di luar ruangan. Kedua, sindrom cedera otak, selain refleks kaget, sering disertai dengan kesulitan dalam menyusui, mudah tersinggung menangis atau terlalu sedikit menangis, terlalu banyak atau terlalu sedikit gerakan sukarela anggota badan, mudah memiringkan kepala ke belakang, tubuh tersentak-sentak dan gejala lainnya. Jika ibu mengalami hiperemesis atau diabetes selama kehamilan, dan bayi memiliki riwayat hipoksia atau prematuritas saat lahir, penting untuk segera mengunjungi rumah sakit jika Anda memiliki tanda-tanda dan riwayat medis ini, dan untuk memberikan perawatan intervensi dini yang diperlukan.