Ultrasonografi sarkoma uterus dapat menunjukkan struktur internal tumor uterus, marginnya, dan sinyal aliran darah obstruktif yang rendah. Ultrasonografi saja tidak dapat sepenuhnya mengkonfirmasi diagnosis sarkoma uterus, tetapi harus dikombinasikan dengan gejala klinis seperti keputihan yang tidak normal, menstruasi yang tidak normal, perdarahan vagina, dan massa perut. Pada pemeriksaan vagina terdapat cairan encer, putih atau berdarah, massa yang menonjol dari vagina saat sarkoma tumbuh ke dalam vagina, cairan bernanah dengan bau busuk jika terinfeksi, rahim yang membesar secara abnormal dengan tekstur lembut, iritasi akibat tekanan pada kandung kemih atau rektum jika lebih besar, dan pembengkakan pada tungkai bawah jika ada tekanan pada pembuluh darah. Adanya bahan nekrotik polipoid lobulasi pada lubang uterus pada uterus yang membesar harus dipertimbangkan sebagai kemungkinan sarkoma mesenkim endometrium dan tumor campuran ganas dari duktus Mullerian.