Kemerahan, bengkak, gatal dan nyeri pada vulva biasanya dapat disebabkan oleh lebih banyak penyebab, sebagai berikut: 1. Pasien dapat mengamati sendiri apakah ada folikulitis atau bisul pada kulit vulva. Folikulitis sekunder akibat infeksi bakteri dapat menyebabkan kemerahan, bengkak, panas dan nyeri pada vulva; 2. Gigitan serangga, seperti nyamuk dan gigitan serangga lainnya; 3. Ruam vulva dan eksim juga dapat menyebabkan gejala; 4. Sekresi vagina dapat menyebabkan iritasi pada vulva; 5. Kelenjar vestibular adalah kelenjar yang terletak pada vulva. Kelenjar vestibular adalah kelenjar normal di ujung bawah lubang vagina wanita dan rentan terhadap infeksi, yang mengakibatkan vestibulitis, juga dikenal sebagai abses kelenjar Bartholin atau kista kelenjar Bartholin. Pada awalnya, bintil-bintil yang keras bisa berukuran kecil, seperti seukuran kacang kedelai atau kacang tanah, tetapi terus membengkak dan bisa seukuran telur puyuh, atau bahkan membentuk abses dan pecah.