Ada beberapa penyebab bayi ngiler, satu, perkembangan kelenjar ludah, ketika bayi mencapai 3-4 bulan, kelenjar ludah mulai berkembang, jumlah air liur meningkat, tetapi mulut bayi dangkal, tidak dapat menyimpan terlalu banyak air liur, ditambah dengan kemampuan menelan bayi yang tidak cukup, akan muncul situasi ngiler. Kedua, tumbuh gigi, masa tumbuh gigi bayi, jaringan gusi yang mengalami pembengkakan ringan akan merangsang sekresi air liur, air liur bayi akan sangat besar. Ketiga, kelenjar parotis bayi rusak secara mekanis, anggota keluarga yang mencium pipi bayi atau mencubit pipi dapat dengan mudah menyebabkan kerusakan mekanis pada kelenjar parotis, mengakibatkan sekresi air liur bayi, bayi mudah ngiler. Keempat, penyakit, radang mulut bayi, seperti radang lidah, radang gusi, radang mukosa mulut, dan lain-lain, radang akan merangsang mulut akan menghasilkan banyak air liur.