Apa penyebab air liur bayi Anda yang terus-menerus menetes?

Ada dua alasan mengapa air liur pada bayi. Pertama, ini adalah air liur fisiologis. Secara umum, ketika bayi mencapai usia 3-4 bulan, kelenjar ludah mereka secara bertahap berkembang dan produksi air liur mereka meningkat, tetapi fungsi menelan mereka belum lengkap, dan penutupan bibir dan fungsi menelan mereka tidak terkoordinasi, sehingga mereka akan sering ngiler. Ketika bayi mencapai usia 6-7 bulan, tumbuh gigi dimulai dan erupsi gigi menstimulasi saraf-saraf di mulut. Pada saat ini, kelenjar ludah bayi juga sudah matang dan akan menghasilkan banyak air liur, membuat air liur lebih jelas. Secara umum, air liur fisiologis pada bayi akan hilang dengan cepat seiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya, jadi tidak perlu mengkhawatirkannya selama Anda merawatnya dengan baik. Yang kedua adalah air liur patologis, ketika bayi menderita penyakit mulut tertentu, seperti bisul atau herpes di mulut, faringitis, stomatitis, mulut dan faring akan terasa sakit, bahkan menelan air liur juga akan terasa sakit, air liur tidak akan bisa menelan secara normal dan terus mengalir keluar. Jika bayi yang biasanya tidak sering ngiler, tiba-tiba mengeluarkan air liur yang disertai tangisan dan rasa tidak nyaman, maka diduga kuat terjadi ngiler patologis dan perlu diperiksa di rumah sakit.