Pemulihan kelemahan otot memerlukan pengobatan yang ditargetkan sesuai dengan penyebab kelemahan otot: 1. Untuk kelemahan otot yang parah, obat-obatan dapat digunakan seperti penghambat kolinesterase, misalnya bromipistin, neostigmine bromide; hormon adrenokortikotropik, misalnya metilprednisolon; imunosupresan, misalnya azathioprine. Perawatan lainnya dapat mencakup terapi radiasi timus, pertukaran plasma, aplikasi imunoglobulin, dll. 2. Kelemahan otot akibat penyakit serebrovaskular, seperti infark serebral, memerlukan perbaikan sirkulasi, nutrisi saraf dan pembersihan radikal bebas. Untuk pendarahan otak, diperlukan pengurangan tekanan kranial, bahkan drainase ventrikel lateral dan kraniotomi. Hal ini diikuti dengan latihan rehabilitasi fungsional, seperti akupunktur dan tui na, untuk memperbaiki gejala kelemahan otot.3. Myositis, yang juga diobati dengan hormon, imunosupresan, dan pemberian globulin.4. Motor neurone disease, yang biasanya disertai dengan penyakit tumor otak, memerlukan pembedahan dan pengobatan lainnya, tetapi tidak ada pengobatan yang lebih baik yang tersedia.