Tes pra-konsepsi umumnya direkomendasikan untuk dimulai pada usia 3-6 bulan. Umumnya, tes pra-kehamilan dilakukan 3-6 bulan sebelum persiapan kehamilan, termasuk suami dan istri, sehingga interval tersebut dapat memberikan waktu yang cukup bagi suami dan istri untuk melakukan perawatan dan pengkondisian, yang sangat menguntungkan untuk mengandung bayi yang sehat. Selain itu, beberapa tes pra-kehamilan untuk pasangan wanita perlu dilakukan dalam waktu 3 ~ 7 hari setelah periode menstruasi selesai, dan yang terbaik adalah tidak melakukan hubungan seks sebelum tes. Pemeriksaan pra-konsepsi adalah pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh pasangan di rumah sakit sebelum mereka siap untuk hamil, yang dapat membantu keluarga yang ingin memiliki bayi untuk melahirkan bayi yang sehat, sehingga dapat mencapai eugenik. Pasangan yang telah menjalani pemeriksaan prakonsepsi dapat memiliki bayi tanpa rasa khawatir.