Apa yang terjadi pada psikosis disintegratif masa kanak-kanak?

Psikosis disintegratif masa kanak-kanak, gangguan perkembangan pervasif pada masa kanak-kanak, relatif jarang terjadi dan dulu disebut demensia infantil dan sindrom HELLER. Pada anak jenis ini, perkembangan biasanya normal sampai usia 3-4 tahun, dan kemudian terjadi kemunduran yang nyata, misalnya, kemampuan yang semula diperoleh (kemampuan berbahasa, kemampuan sosial) dapat dengan cepat memudar dalam waktu satu tahun. Pada awal penyakit, gejala kecemasan dan iritabilitas bisa terlihat jelas, kemudian kemampuan menghilang dan kecerdasan dengan cepat turun ke tingkat keterbelakangan mental sedang atau berat, yaitu tingkat IQ <50. Banyak anak yang terkena dampak meninggal sebelum waktunya sebagai akibatnya, dan bahkan jika mereka bisa tumbuh dewasa, mereka membutuhkan anggota keluarga untuk hidup dan merawat mereka. Penyebabnya masih belum jelas dan tidak ada tanda-tanda neurologis yang spesifik, dan lebih sering terjadi pada anak laki-laki.