Kelumpuhan wajah tidak boleh dianggap enteng dan harus ditanggapi dengan serius

  Manifestasi klinis kelumpuhan wajah adalah: satu sisi wajah lesu, mati rasa, lumpuh, tidak dapat mengerutkan dahi, menunjukkan gigi, menggembungkan pipi, bersiul, dll., Sudut mulut miring ke arah sisi yang sehat, berkumur-kumur dan bocor, makanan sering menggenang di antara pipi dan gigi di sisi yang sakit ketika makan, garis depan sisi yang sakit, alur nasolabial menjadi dangkal dan menghilang, kelopak mata tidak tertutup sepenuhnya, air mata mengalir tertiup angin, dll., nyeri di belakang telinga dan di bawah wajah.  Tahapan penyakit: 1. Fase akut: biasanya dalam waktu seminggu sejak timbulnya, hingga setengah bulan pada kasus yang parah. Periode ini adalah kunci dari seluruh pengobatan. Jika pengobatan diberikan dengan benar, prognosisnya baik; jika tidak, prognosisnya buruk.  2 . Masa pemulihan: 15 hari hingga 3 bulan setelah timbulnya penyakit, jika pengobatan akut tidak tepat waktu atau penyakitnya serius, maka masuklah ke masa pemulihan. Selama periode ini, pasien diobati dengan akupunktur, moksibusi, guci berkedip, dan penyinaran cahaya ilahi, dan sebagian besar pasien sembuh dalam 15 hari hingga 1 bulan.  3 . Periode efek samping: lebih dari 3 bulan setelah timbulnya penyakit. Ada beberapa pasien, terutama mereka yang sudah tua dan lemah, yang fase akut dan fase pemulihannya tidak terlalu efektif dan berubah menjadi fase pasca-akut. Pengamatan klinis menunjukkan bahwa semakin dini pengobatan pasien dengan kelumpuhan wajah perifer, semakin baik hasilnya, sehingga pengobatan akupunktur dini dapat meningkatkan kemanjuran, memperpendek masa pengobatan dan mengurangi terjadinya gejala sisa.  Pasien harus mencari nasihat medis dari dokter yang berpengalaman pada waktu yang tepat. Jika mereka percaya pada pengobatan tradisional dan pengobatan lainnya, mereka akan sering melewatkan waktu terbaik untuk pengobatan, yang mengarah ke degenerasi saraf dan nekrosis, dan pada akhirnya meninggalkan warisan dengan berbagai tingkat keparahan, yang akan berlangsung seumur hidup! Mengapa beberapa pasien sembuh dengan pengobatan tradisional? Penyakit ini bervariasi dalam tingkat keparahannya, dengan kasus yang lebih ringan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan, sedangkan kasus yang lebih parah akan jauh lebih sulit untuk pulih jika tidak diobati tepat waktu.