Krim hormon terutama digunakan untuk pengobatan penyakit kulit alergi dan tidak boleh digunakan terlalu lama. Durasi penggunaan yang tepat bervariasi sesuai dengan kekuatan kandungan hormon dari krim hormon, usia pengguna, area di mana krim hormon tersebut diaplikasikan, dan kondisi pasien, sehingga tidak mungkin untuk membuat pernyataan umum. Krim hormonal dibagi menjadi empat kategori: krim super ampuh, ampuh, ampuh sedang, dan ampuh lemah. Krim ini terutama digunakan untuk semua jenis eksim, dermatitis, dan penyakit kulit alergi atau pruritus lainnya, serta tidak boleh digunakan pada kulit yang rusak. Durasi penggunaan krim hormon bervariasi dari orang ke orang dan terkait dengan potensi dan jenis penyakit. Hormon super dan hormon kerja kuat digunakan untuk lesi hipertrofi yang parah dan biasanya digunakan tidak lebih dari 3 minggu secara terus menerus; hormon kerja sedang terutama digunakan untuk lesi ringan hingga sedang dan biasanya digunakan tidak lebih dari 1 bulan secara terus menerus; hormon kerja lemah digunakan untuk lesi ringan hingga sedang dan relatif aman serta dapat digunakan sekitar 2-3 minggu, atau dalam jangka waktu lama jika diperlukan. Penting untuk diperhatikan bahwa krim hormon harus digunakan dengan hati-hati pada wajah, ketiak, selangkangan, perineum, dan area kulit tipis lainnya, serta pada anak-anak. Krim hormonal bekerja cepat dan memiliki efek yang jelas, tetapi harus digunakan dengan benar di bawah bimbingan seorang profesional medis dan tidak sembarangan.