Fotofobia aftereffective bukanlah perilaku kompulsif.
Seseorang dengan agorafobia ditandai dengan ketidakmampuan untuk berkonsentrasi dan kecenderungan yang tidak terkendali untuk melihat orang atau objek di sebelahnya dengan pandangan mata mereka, sebuah proses yang mirip dengan perilaku kompulsif di mana orang tersebut mengalami kesulitan untuk mengendalikan pandangan di sekitar mereka sendiri.
Perbedaan antara perilaku kompulsif dan perilaku obsesif-kompulsif adalah bahwa perilaku kompulsif adalah perilaku yang berulang-ulang, tindakan ritual atau ritual mental yang terjadi berulang kali, bahwa orang tersebut menyerah atau melawan kompulsi untuk mengurangi kecemasan internal, dan bahwa hal itu tidak ada artinya, berlebihan dan sering mengikuti aturan ketat dan spesifik yang ditetapkan oleh orang itu sendiri (mis. g. mencuci sesuai dengan prosedur tertentu, memeriksa beberapa kali, dll.), sedangkan pada fobia afterglow, perilaku tersebut tidak didasarkan pada pemikiran obsesif, tetapi lebih pada melihat sekeliling dengan afterglow untuk mengurangi kecemasan yang disebabkan oleh rasa takut diperhatikan dan dihakimi, dan sering kali disertai dengan perilaku penghindaran aktif.