Tumor lobular pada payudara adalah sekelompok lesi dengan tingkat keganasan yang berbeda-beda. Tingkat keganasan berkisar dari tumor yang sepenuhnya jinak hingga sarkoma yang sepenuhnya ganas. Nama dan konsep tumor lobular Tumor lobular pada payudara adalah tumor fibroepitel pada payudara. Tumor ini pertama kali dideskripsikan pada tahun 1838. Tumor ini memiliki profil berdaging dan mengandung vesikula. Tumor ini dinamakan sarkoma kistik lobular payudara karena adanya celah seperti daun yang terlihat. Karakter jinak dari tumor ini sangat ditekankan dan tidak ada konotasi ganas yang diberikan untuk membedakannya dari kanker payudara. Tumor lobular pada payudara dilaporkan oleh Cumin dan Chelills pada tahun 1927 dan 1928, masing-masing, sementara Lee dan Pack menemukan bahwa tumor tersebut memiliki ciri-ciri ganas. Setelah itu, terdapat banyak kebingungan dalam literatur mengenai arti dan nama tumor ini. Beberapa penulis telah menemukan lebih dari 60 nama yang berbeda untuk penyakit ini. Misalnya, sarkoma kistik lobulasi. Adenoma pseudosarkomatoid. Tumor adenokarsinoma. Tumor campuran pada kelenjar susuļ¼ Pseudosarkoma, dll. Pada tahun 1981, klasifikasi WHO menyebutnya sebagai tumor lobular atau sarkoma kistik lobular. Pada tahun 2003, klasifikasi WHO yang baru menamainya sebagai tumor lobular. Mereka diklasifikasikan sebagai jinak, junctional dan ganas. Ini dibagi menjadi 3 subtipe: jinak, junctional dan ganas; klasifikasi ini menganggap sebagian besar tumor bersifat jinak. Dan sarkoma kistik lobular memiliki potensi keganasan. Penamaan tumor sebagai sistosarkoma lobular bertentangan dengan prinsip penamaan tumor. Penamaan ini mudah menyebabkan kebingungan konseptual.