Karsinoma duktal in situ dan karsinoma duktal invasif berbeda dalam hal kedalaman invasi tumor, metode pengobatan, dan prognosis.
1. Kedalaman invasi tumor: Karsinoma duktal in situ dan karsinoma duktal invasif terutama dibedakan berdasarkan kedalaman invasi tumor. Karsinoma duktal in situ adalah jenis kanker yang sel kankernya terbatas pada epitel tetapi belum menembus membran basal, sehingga secara umum tidak akan terjadi metastasis dan merupakan kanker stadium awal. Jika kedalaman invasi tumor melebihi lapisan submukosa, maka itu adalah karsinoma duktal invasif pada payudara, yang mungkin mengalami metastasis ke kelenjar getah bening di sekitarnya atau metastasis jauh.
2. Pengobatan: Karsinoma duktal in situ biasanya diobati dengan eksisi bedah radikal, dan umumnya tidak memerlukan radioterapi setelah pembedahan. Di sisi lain, karsinoma invasif harus diobati dengan pembedahan, radioterapi, dan kemoterapi sesuai dengan ada tidaknya metastasis kelenjar getah bening dan metastasis jauh.
3. Prognosis: Karsinoma duktal payudara in situ memiliki prognosis yang lebih baik daripada karsinoma duktal invasif dan dapat disembuhkan secara klinis. Karsinoma duktal invasif memiliki kemungkinan kecil untuk sembuh secara klinis dan umumnya memiliki prognosis yang relatif buruk.
Baik karsinoma duktal in situ maupun karsinoma duktal invasif, setelah didiagnosis, Anda harus pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan profesional dan bersikap positif serta optimis.