Tanpa pengobatan, karsinoma in situ payudara dapat berkembang menjadi karsinoma invasif, yang dapat membahayakan nyawa pasien. Karsinoma in situ payudara tidak akan sembuh dengan sendirinya dan tidak dapat dibiarkan. Hal ini karena jika pasien tidak mengambil tindakan tepat waktu untuk mengobatinya, maka akan berkembang menjadi karsinoma invasif, dengan gejala-gejala seperti benjolan payudara yang tidak menimbulkan rasa sakit, kelainan kulit payudara, keluarnya cairan dari puting susu, dan pembesaran kelenjar getah bening di ketiak. Selain itu, jika pasien datang dengan karsinoma in situ payudara tanpa penanganan tepat waktu, maka akan terjadi metastasis ke paru-paru, tulang, dan organ lainnya. Jika karsinoma in situ payudara bermetastasis ke paru-paru, pasien akan mengalami batuk, sesak napas, hemoptisis, nyeri dada, dan gejala lainnya. Jika karsinoma in situ bermetastasis ke tulang, maka akan bermanifestasi sebagai nyeri tulang. Pasien dengan karsinoma in situ payudara biasanya tidak dapat tidak mengambil tindakan untuk mengobatinya, dan mereka perlu mencari pengobatan medis tepat waktu dan dapat memilih tindakan yang tepat di bawah bimbingan dokter.