Lipoma biasanya disebabkan oleh faktor genetik, rangsangan inflamasi, metabolisme lipid yang tidak normal, atau kelainan tingkat hormon.
1. Faktor genetik: ada faktor keturunan tertentu dalam perkembangan lipoma, jika ada riwayat keluarga yang menderita lipoma, tingkat kejadian pada keturunannya akan meningkat secara signifikan.
2. Rangsangan inflamasi: pasien yang menderita rangsangan lesi inflamasi kronis dalam jangka waktu lama dapat mengaktifkan faktor penyebab tumor di dalam tubuh, yang menyebabkan proliferasi sel lemak yang tidak normal, sehingga menyebabkan terjadinya lesi lipoma.
3. Kelainan metabolisme lipid: akibat kelainan endokrin di dalam tubuh, menyebabkan penumpukan jaringan lemak, sehingga membentuk lipoma.
4. Kelainan tingkat hormon: pasien menjalani pengobatan hormon karena kondisinya, yang menyebabkan gangguan hormon adrenokortikotropik endogen, merangsang proliferasi adiposit yang abnormal dan pembentukan lesi lipoma.
Pasien harus mengubah kebiasaan buruk, merelaksasi diri dengan tepat dan mengurangi tekanan. Disarankan agar pasien melakukan pemeriksaan rutin untuk memantau perkembangan lesi, dan lesi lipoma dapat direseksi setelah mencapai indikasi pembedahan, untuk menyembuhkan lesi.