Alat skrining yang dimodifikasi untuk menilai malnutrisi pada pediatri (STAMP) diterapkan untuk menilai dan menyaring risiko gizi pada anak-anak yang dirawat di rumah sakit untuk mengamati dampak dari perawatan dukungan gizi pada hasil klinis pada anak-anak dengan risiko gizi tinggi. Metode: Sebanyak 1296 data klinis berurutan dari kedokteran pediatrik dan bedah umum pediatrik dipilih. 379 anak dengan risiko gizi tinggi dengan skor STAMP ≥4 dipilih secara acak untuk mengamati dampak terapi nutrisi pada hasil klinis pada anak dengan risiko gizi tinggi. Hasil: Penggunaan nutrisi enteral (EN) adalah yang terendah (7,57%) tetapi paling murah, nutrisi parenteral (PN) adalah yang tertinggi (12,17%), dan kombinasi EN+PN adalah yang paling mahal, dengan perbedaan yang signifikan secara statistik pada biaya ketiga modalitas perawatan nutrisi Perbedaan biaya antara ketiga bentuk terapi gizi secara statistik signifikan (P<0,05); tingkat infeksi nosokomial pada anak-anak yang dirawat dengan dukungan nutrisi secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mendapat terapi gizi (P=0,008); dukungan nutrisi secara signifikan mengurangi biaya rata-rata untuk mendiagnosa dan mengobati komplikasi infeksi (t=3,515, P=0,001), meskipun mengurangi biaya antibiotik pada pasien dengan komplikasi infeksi, tetapi tidak signifikan secara statistik (P>0,05); rata-rata biaya rawat inap harian untuk dukungan gizi pada kelompok PN lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok tanpa dukungan nutrisi dan perbedaannya bermakna secara statistik (P=0,006); dukungan nutrisi tidak meningkatkan total biaya rawat inap maupun rata-rata biaya rawat inap per hari, dan perbedaannya tidak bermakna secara statistik; dukungan nutrisi mengurangi lama rawat inap dengan derajat yang bervariasi pada semua kelompok, namun tidak ada perbedaan yang bermakna; lama rawat inap pada anak dengan komplikasi infeksi secara signifikan lebih lama (P=0,000), dan lama rawat inap pada anak dengan komplikasi Total biaya rawat inap secara signifikan lebih rendah pada anak dengan komplikasi infeksi (P=0,004) dan secara signifikan lebih rendah pada anak tanpa dukungan nutrisi (P=0,016). Rasio efektivitas biaya terbaik dicapai dengan perawatan dukungan nutrisi enteral. Kesimpulan Skor STAMP, alat skrining yang dimodifikasi untuk penilaian malnutrisi pediatrik, sederhana dan mudah digunakan serta dapat secara efektif menilai risiko gizi anak yang dirawat di rumah sakit; biaya dukungan nutrisi bervariasi berdasarkan modalitas; intervensi nutrisi yang wajar untuk anak dengan risiko gizi tinggi dapat secara efektif mengurangi kejadian komplikasi infeksi, menurunkan total biaya rawat inap dan memperpendek masa inap. Dukungan nutrisi tidak menambah beban keuangan pada pasien dan dapat meningkatkan hasil klinis, terutama pada pasien dengan komplikasi infeksi.