Jamur kuku adalah infeksi yang terjadi di mana saja pada alur kuku. Area di mana kuku bertemu dengan kulit membentuk alur yang disebut alur kuku. Hal ini sering disebabkan oleh infeksi sekunder seperti menusuk, menusuk, membelah akar kuku atau cedera saat manikur. Manifestasi umum: Awalnya ada kemerahan, bengkak dan nyeri di beberapa lipatan kulit, tetapi kemudian secara bertahap menyebar ke seluruh alur kuku, kadang-kadang membentuk abses subepidermal, dan kadang-kadang menyerang bagian bawah kuku untuk membentuk abses di bawah kuku. Pencegahan: Mendidik dan melatih anak-anak dalam kebiasaan kebersihan yang baik dan praktik kebersihan yang tepat, seperti mencuci tangan secara teratur, tidak mengisap jari, memotong kuku secara teratur dan tidak membuatnya terlalu pendek, mengoleskan minyak di musim dingin untuk mencegah kulit kering dan menghindari kerusakan kulit. Apabila kulit kuku mencuat ke atas, segera potong. Pengobatan: Jamur kuku dapat sembuh dengan sendirinya, atau dapat dengan cepat menjadi septik. Pada tahap awal, perawatan non-bedah dapat digunakan, seperti berendam air panas selama setengah jam 5-6 kali sehari; atau mencuci tangan dan mengoleskan salep antibiotik dan pembungkus kasa. Apabila infeksi kuku membentuk abses, sayatan bedah harus dibuat untuk mengeringkannya.