Sudahkah Anda mencegah jaringan parut?

Semua cedera traumatis memiliki pertumbuhan bekas luka, tergantung pada tingkat keparahan cedera. Perbaikan yang ideal adalah ketika cacat jaringan sepenuhnya diperbaiki oleh sel-sel yang bersifat asli. Jika kerusakan jaringan terlalu besar untuk diperbaiki secara sempurna oleh sel-sel yang bersifat asli, dan digantikan oleh fibroblas, maka perbaikannya tidak ideal dan jaringan parut akan terbentuk. Klasifikasi penyembuhan luka adalah sebagai berikut: Penyembuhan tahap I: perbaikan cacat luka didominasi oleh sel-sel asli, hanya mengandung sedikit jaringan fibrosa, dan pertumbuhan bekas luka ringan. Penyembuhan tahap II: perbaikan jaringan fibrosa lebih dominan dan pertumbuhan bekas luka sangat berat, sehingga mempengaruhi penampilan dan fungsi. Jadi, luka kecil atau sayatan bedah kecil dengan jahitan yang halus akan menghasilkan pertumbuhan bekas luka yang lebih sedikit. Sebaliknya, luka besar dengan infeksi benda asing yang tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan pertumbuhan bekas luka yang berat. Oleh karena itu, penanganan luka yang tepat adalah kunci untuk mencegah pertumbuhan bekas luka, termasuk penjahitan yang tepat, penggantian balutan, pembedahan, posisi dan pergerakan tubuh yang tepat. Terapi kompresi atau penyangga bekas luka yang tepat dan benar ketika luka sedang dalam proses penyembuhan atau belum sembuh sempurna akan memainkan peran proaktif dalam pencegahan pertumbuhan bekas luka dan kontraktur, serta mengurangi kelainan bentuk bekas luka. Memikirkan pencegahan bekas luka segera setelah Anda terluka merupakan ujian bagi kualitas dokter dan pasien, dan merupakan kepentingan pasien dan masyarakat untuk menyebarkan pengetahuan tentang rehabilitasi.