Kuku abu-abu, atau onikomikosis, adalah infeksi jamur pada lempeng kuku yang mengakibatkan perubahan warna, disertai dengan perubahan tekstur lempeng kuku, yang rapuh, berkilau dan dapat menebal dan terdistorsi, dan termasuk dalam kategori distrofi kuku. Namun, distrofi kuku sebagai istilah kolektif untuk manifestasi kuku yang abnormal dapat disebabkan oleh berbagai etiologi, seperti genetika, kondisi dermatologis, obat-obatan, trauma dan infeksi. Kuku abu-abu biasanya berkembang secara sepihak, dengan satu kuku awalnya terinfeksi, tetapi secara bertahap beberapa kuku dapat terlibat. Sering terdapat riwayat tinea pedis (jamur kaki) sebelum timbulnya penyakit. Mikroskopi jamur dapat dilakukan untuk membantu memperjelas diagnosis. Namun demikian, penting untuk dicatat bahwa infeksi jamur dapat terjadi sekunder akibat penyebab lain distrofi kuku, jadi penting untuk menganalisis dan mencari penyebabnya secara aktif dan hati-hati.