Apakah USG vagina pada awal kehamilan akan memengaruhi janin?

1. Apa yang dimaksud dengan USG vagina? Ultrasonografi adalah teknik pemeriksaan klinis yang menggunakan ultrasound untuk melakukan pemeriksaan non-invasif dan telah menjadi salah satu metode diagnostik utama dalam kedokteran klinis modern. Jadi, bagaimana cara kerja USG? Pertama, mari kita pahami USG. Ada batas jangkauan pendengaran manusia, yang hanya dapat dirasakan untuk gelombang suara 16-20.000 Hz, dan tidak dapat didengar di atas 20.000 Hz, suara yang disebut USG. Seperti gelombang suara biasa, ultrasound dapat merambat ke arah tertentu dan dapat menembus benda. Jika menabrak rintangan, maka akan menghasilkan gema, yang bervariasi dari satu rintangan ke rintangan lainnya. Gema ini dikumpulkan dan ditampilkan pada layar dengan menggunakan instrumen dan digunakan untuk memahami struktur internal objek. Melalui prinsip inilah orang menggunakan USG untuk diagnosis dan pengobatan penyakit manusia. Ultrasonografi ginekologi meliputi ultrasonografi perut dan ultrasonografi transvaginal. Ultrasonografi perut melibatkan penempatan probe ultrasonografi di perut bagian bawah untuk melihat ke dalam panggul, dengan fokus pada rahim, adneksa, dan rongga panggul. Anda harus minum sekitar 1000 ml air setengah jam hingga satu jam sebelum tes dan menahan kencing semaksimal mungkin. Hal ini karena hanya jika kandung kemih terisi hingga tingkat tertentu, maka bentuk rahim dan ovarium dapat terlihat dengan jelas melalui kontras antara gambar yang terang dan gelap. Ultrasonografi transvaginal dilakukan dengan menggunakan probe khusus pada mesin ultrasonografi. Sebuah film ditempatkan di atas probe USG vagina dan probe dimasukkan ke dalam vagina untuk pemeriksaan. Karena probe diposisikan dekat dengan rahim dan indung telur, maka gambar yang dihasilkan akan jernih dan beresolusi tinggi, serta hasilnya akan lebih akurat. Selain itu, pemeriksaan ini memiliki keuntungan tambahan yaitu tidak perlu menahan kencing, sehingga menghemat waktu dan membuat pasien merasa lebih baik. 2. Apakah perlu melakukan USG vagina pada awal kehamilan? Ultrasonografi vagina pada awal kehamilan jelas diperlukan untuk memantau lokasi kantung kehamilan, pertumbuhan dan perkembangan janin, serta untuk mengurangi tingkat kelahiran anak yang cacat dan cacat. Ada beberapa keuntungan melakukan USG vagina pada awal kehamilan: (1) Memberikan gambaran yang jelas mengenai posisi normal kantung kehamilan dan memperjelas apakah kehamilan tersebut merupakan kehamilan dalam kandungan atau di luar kandungan (umumnya dikenal sebagai kehamilan ektopik). (2) Memverifikasi minggu kehamilan dan menentukan perkembangan embrio. Diameter rata-rata kantung kehamilan, ukuran kuncup kehamilan, dan panjang kepala-pantat janin digunakan untuk menentukan usia kehamilan, yang membantu menentukan perkembangan janin selama pertengahan hingga akhir kehamilan. Jika kuncup janin lebih besar dari 5mm pada USG transvaginal, detak jantung janin akan terlihat. Jika tidak ada detak jantung janin yang terlihat, ada kemungkinan embrio telah berhenti berkembang dan harus ditinjau secara teratur. (3) Untuk menentukan jumlah embrio, ini adalah metode yang paling akurat untuk diagnosis dini kehamilan kembar. (4) Amati perkembangan awal plasenta. Pada usia kehamilan 6 minggu, plasenta primordial mulai terbentuk di antara membran korionik lobulasi embrio dan metaplasma yang mendasari rahim, dan pada usia kehamilan 8 minggu, plasenta dapat diidentifikasi. (5) Deteksi dini kelainan rahim dan adneksa. Adanya kelainan uterus, fibroid dan pembengkakan di daerah adneksa, dll. dapat dideteksi. Hal ini menunjukkan bahwa USG memang memiliki aplikasi penting dalam diagnosis awal kehamilan dan diagnosis banding penyakit. 3. Apakah USG vagina pada awal kehamilan mempengaruhi janin? Saya yakin ini adalah perhatian utama bagi calon orang tua. Secara umum diyakini bahwa USG adalah sejenis konduksi akustik dan tidak ada radiasi pengion atau radiasi elektromagnetik, sehingga tidak membahayakan jaringan manusia. Faktanya, penggunaan USG secara medis memiliki intensitas yang rendah dan di bawah ambang batas keamanan; durasi pemeriksaan awal kehamilan yang singkat, biasanya kurang dari 3 menit, dan pemeriksaan meluncur yang tidak terjadwal pada dasarnya aman untuk embrio dan tidak ada laporan tentang kelainan bentuk janin yang disebabkan oleh pemeriksaan USG. Dengan kata lain, beberapa pemeriksaan USG yang diperlukan pada awal kehamilan mungkin tidak seberbahaya intensitas radiasi yang Anda dapatkan dari penggunaan oven microwave dan ponsel dalam hidup Anda! Selama bertahun-tahun, para ilmuwan telah melakukan penelitian teoretis dan klinis yang sedang berlangsung tentang apakah USG diagnostik memiliki efek pada perkembangan janin, dan sebagian besar tidak menemukan efek samping yang signifikan. 4. Kapan saya memerlukan USG vagina dini? Sebagian besar penyakit memiliki beberapa gejala awal, seperti kehamilan ektopik, aborsi spontan, gravida, dan kondisi terkait kehamilan lainnya, yang sering kali melibatkan perdarahan vagina dan nyeri perut. Oleh karena itu, jika perdarahan vagina atau nyeri perut merupakan indikasi adanya kelainan, penting untuk mempertimbangkan kemungkinan salah satu dari kondisi ini dan berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin untuk melakukan USG vagina guna memperjelas diagnosis agar tidak menunda kondisi tersebut. Selain itu, bagi mereka yang berisiko tinggi mengalami kehamilan ektopik, seperti mereka yang pernah melakukan beberapa kali aborsi atau aborsi medis, memiliki riwayat penyakit radang panggul akut dan kronis, memiliki saluran tuba yang tidak berfungsi dengan baik, atau pernah menggunakan pil kontrasepsi darurat, yang terbaik adalah melakukan pemeriksaan USG sesegera mungkin untuk mengidentifikasi lokasi kantung kehamilan. Hidup membutuhkan alasan dan pengetahuan! Dalam hal USG vagina, kita harus berpikir secara rasional!