Keloid, umumnya dikenal sebagai bekas luka, adalah jaringan ikat yang terbentuk sekunder akibat penyembuhan cedera kulit dan ditandai dengan infiltratif, pertumbuhan berlebihan di luar tepi cedera awal. Penyakit ini sering kali sekunder akibat trauma, luka bakar, luka bakar, luka bakar, iritasi anting-anting, suntikan, dan pembedahan, dan sering kali disertai dengan rasa gatal dan kesemutan, yang mempengaruhi kualitas hidup pasien.
Kriteria diagnostik klinis untuk bekas luka keloid adalah: 1. Lesi berada di luar tepi awal cedera kulit, menyusup ke dalam jaringan normal di sekitarnya dan tumbuh dalam pola kaki kepiting; 2. Pertumbuhannya terus menerus dan tidak akan mereda dengan sendirinya; 3. Lesi lebih tinggi dari permukaan kulit, keras dan keras, berwarna merah, nodular, lurik atau lamelar, sering disertai dengan rasa gatal dan kesemutan.